Page 11 - Gema Petra Edisi 123

Basic HTML Version

We Love
Science
T
eman-teman, apakah kalian pernah melihat atau
menggunakan magnet? Magnet biasanya kita
temukan di hiasan kulkas, penutup tas, dan lain-lain.
Pada tanggal 13 Januari 2017 lalu, kami, siswa-siswi SD
Kristen Petra 10, bereksperimen tentang magnet. Materi
magnet adalah salah satu pembelajaran pada kelas V
dalam pelajaran IPA. Magnet terbagi atas dua macam,
yaitu magnet alami dan buatan. Hari ini kita akan membuat
magnet,
lho...!
Tetapi teman-teman jangan salah pengertian,
magnet yang kami buat tidak sama seperti di pabrik. Kami
akan membuat suatu benda yang memiliki sifat magnet,
sehingga dapat menarik benda lain. Membuat magnet ada
tiga cara.
Cara yang pertama yaitu
gosokan
. Bahan yang kita
butuhkan adalah sebatang magnet, paku, dan jarum. Cara
membuatnya, gosokkan paku pada magnet secara searah.
Setelah beberapa lama kemudian, besi tersebut akan
bersifat magnet (magnetis). Kita dapat mencoba dengan
mendekatkan paku yang sudah digosokkan pada jarum.
Hasilnya... jarumnya menempel pada paku!
Cara yang kedua yaitu
induksi
. Bahan yang kita gunakan
masih sama seperti cara pertama. Cara membuat magnet
dengan induksi adalah menempelkan ujung paku pada
magnet, maka paku akan bersifat magnet dan jarum dapat
menempel pada ujung paku.
Cara yang ketiga yaitu
elektromagnetik
. Cara membuat
magnet yang ketiga ini sedikit berbeda dengan cara
sebelumnya. Seperti namanya elektromagnetik, sifat magnet
dihasilkan oleh arus listrik. Bahan yang kita butuhkan adalah
baterai, kawat tembaga sepanjang 30 cm, paku, dan jarum.
Cara membuatnya mudah. Pertama, tempelkan tiap ujung
kawat pada kedua sisi kutub baterai. Kemudian, bagian
tengah kawat dililitkan pada sebatang paku. Hasilnya, paku
memiliki sifat magnet sehingga dapat menarik sejumlah
jarum. Kami telah mencobanya. Nah... bagaimana dengan
kalian? Selamat mencoba, ya...!
W
ow!
Bisa menjadi magnet betulan!” teriak
salah seorang siswa di dalam kelas yang
sedang sibuk dengan baterai, kawat, dan
paku. Mau tahu sedang apa mereka? Yuk, langsung saja
kita intip keseruan mereka bereksperimen di dalam kelas!
Ooohh...
ternyata mereka sedang melakukan eksperimen
membuat magnet buatan. Bagaimana ya, caranya?
Ssssstttt...
kita dengarkan baik-baik yuk, penjelasan guru!
Cara membuat magnetnya adalah dengan mengalirkan
listrik ke kawat tembaga yang dililitkan pada paku.
Melalui proses tersebut, akan membuat paku memiliki
sifat kemagnetan (magnetis), sehingga paku tersebut
bisa menarik benda-benda logam seperti besi ataupun
seng. Nah, itulah alasan mengapa setiap siswa membawa
baterai pada hari itu. Betapa senangnya belajar sains...!
Tidak hanya diajarkan secara teori saja, tetapi mereka
juga bisa langsung mempraktikkannya bersama teman-
teman di sekolah.
Wah, bertambah lagi ya, keterampilan di bidang sains!
Semangat terus ya, teman-teman! Nah, itulah salah satu
kegiatan eksperimen yang dilakukan oleh para siswa di
SD Kristen Petra 9 pada tanggal 26 Januari 2017. Sampai
jumpa dalam eksperimen-eksperimen berikutnya... Tuhan
Yesus memberkati!
11