Page 16 - Gema Petra Edisi 123

Basic HTML Version

Surabaya Shopping
and Culinary Track
H
oreee...!!!
Anak-anak kelompok B KB Kristen Petra 11 mau ikut
Surabaya Shopping and Culinary Track
.
Wow
… keliling Kota
Surabaya naik bus, pasti menyenangkan! Aku dan teman-teman
tidak sabar menantikan saat itu, yaitu pada hari Jumat, tanggal 20
Januari 2017. Agar tidak ketinggalan, kami harus bangun dan berangkat
ke sekolah lebih pagi.
Surabaya Shopping and Culinary Track
memiliki
banyak rute, tetapi berbeda pada setiap minggunya. Kami mendapat
rute Balai Pemuda – Balai Kota Surabaya – Museum Surabaya –
Museum 10 Nopember / Museum Tugu Pahlawan – Museum Kesehatan
– Museum Bank Indonesia –
Jembatan Merah Plaza
(JMP) – Balai
Pemuda. Tidak semua tempat kami kunjungi, kami boleh menentukan
tempat-tempat yang mau dikunjungi, asalkan sesuai dengan rute yang
telah ditentukan.
Balai Pemuda Kota Surabaya merupakan bangunan bersejarah
(cagar budaya) yang dilindungi oleh pemerintah. Saat ini digunakan
untuk kegiatan-kegiatan sosial pemuda, serta kegiatan apresiasi
seni dan budaya. Di Balai Pemuda, sembari menunggu jam
pemberangkatan, kami bisa membaca buku-buku yang tersedia di ruang
perpustakaan anak. Tempatnya tenang dan nyaman untuk membaca.
Horeee...!
Bus sudah siap, kami pun siap keliling kota. Sepanjang
perjalanan, kami didampingi oleh seorang pemandu, seorang kakak,
yang biasa dipanggil Cak Husni. Ternyata, Cak Husni adalah pemenang
Cak dan Ning Surabaya 2016.
Keluar dari Balai Pemuda, tempat pertama yang kami kunjungi
adalah Balai Kota Surabaya yang terletak di Jalan Taman Surya, tempat
kerja Wali Kota Surabaya. Kami diizinkan masuk ke dalam gedung.
Kami beruntung bisa bertemu sekaligus foto bersama dengan Wali
Kota Surabaya, yaitu Ibu Tri Rismaharini. Wah, bangga rasanya! Tujuan
selanjutnya adalah Museum Surabaya yang berada di kompleks
pertokoan Siola, Jalan Tunjungan, yang diresmikan pada tanggal 3
Mei 2015. Museum ini berisi benda-benda bersejarah di Surabaya,
antara lain foto-foto Wali Kota Surabaya yang pertama sampai yang
sekarang, pakaian adat, alat transportasi yang pernah ada di Surabaya,
dan lain-lain. Berikutnya, kami menuju ke Museum 10 Nopember yang
terletak di Jalan Pahlawan. Museum ini didirikan sebagai kebanggaan
atas kemenangan
arek-arek Suroboyo
dalam pertempuran heroik
pada tanggal 10 Nopember 1945; berisi benda-benda bersejarah yang
digunakan dalam pertempuran tersebut. Tujuan yang terakhir adalah
Museum Bank Indonesia yang terletak di Jalan Garuda (Jalan Rajawali),
dekat pusat perbelanjaan
Jembatan Merah Plaza
. Museum yang
awalnya bernama
De Javasche Bank
ini berisi barang-barang sejarah
keuangan di Indonesia, termasuk macam-macam uang yang
pernah berlaku di Indonesia, mesin pencetak uang, tempat
penyimpanan uang, dan lain sebagainya.
Wah, usai sudah perjalanan kami! Kami menikmati
wisata keliling Surabaya. Memang belum semua tempat di
Surabaya bisa kami kunjungi, tetapi kami
senang bisa berwisata sekaligus belajar
tentang Kota Surabaya. Kalau kalian
mengaku
arek Suroboyo
? Belajarlah
tentang Kota Surabaya. Dan...
cintailah Surabaya, Kota Pahlawan!
Perlu Air
Tanaman Juga
W
aaahhh
... lihat, teman-teman KB
Kristen Petra 9 sedang mengikuti
kegiatan di luar kelas!
Hehehe
...
mereka ternyata sedang mengikuti
kegiatan menyiram tanaman bersama ibu
guru. Kegiatan yang berlangsung pada
tanggal 16 Januari 2017 ini, bertujuan
untuk menanamkan sikap peduli kepada
mereka, yaitu kepedulian untuk menjaga
dan merawat lingkungan sekitar, khususnya
tanaman yang sudah diciptakan oleh Tuhan
untuk manusia. Sebelum mempraktikkan
menyiram tanaman, ibu guru menjelaskan
kepada para siswa, bahwa tanaman
perlu disiram secara rutin, agar dapat
tumbuh dengan baik. Selanjutnya, teman-
teman bersama ibu guru menuju ke
taman sekolah. Tak lupa, peralatan untuk
menyiram bunga juga sudah disiapkan. Satu
per satu... para siswa menyirami bunga-
bunga dan tanaman yang ada di halaman
sekolah.
Hehehe.
.. tanamannya jadi
kelihatan lebih segar!