Page 14 - Gema Petra Edisi 127

Basic HTML Version

14
P
ada
event
DBL (
Developmental
Basketball League
)
East Java
Series - North Region
musim 2017
ini, tim bola basket SMA Kristen Petra
4 hanya mampu meraih satu tiket ke
babak
playoff
yang direbut oleh tim
bola basket putri, meskipun perjuangan
mereka akhirnya harus terhenti juga
sampai pada babak tersebut. Tim putri
yang selalu meraih tiket
playoff
dari
tahun 2012, harus terhadang langkahnya
karena dikalahkan oleh Ants, tim SMA
Antartika Sidoarjo.
Meski terdapat banyak pemain baru,
namun mereka berjuang dengan keras di
atas arena. Tasya Bunda Rika yang seolah
bermain tanpa henti di atas lapangan,
menyumbang poin terbanyak dalam laga
itu, yang disusul oleh Rachel Luna. Pada
kuarter pertama dan kedua, tim Ants
memimpin perolehan skor. Lalu pada
kuarter ketiga, tim Petra 4 memberikan
perlawanan sengit dan mampu mengejar
poin. Namun hingga
buzzer
penutup laga
berbunyi, tim Ants berhasil mengungguli
perolehan poin dan memenangkan
pertandingan. Walaupun Victoria Alma
tidak berhasil mencetak poin melalui
free throw
pada kuarter terakhir, namun
tim Petra 4 tetap bangga kepada Alma
yang sudah berusaha mencetak poin.
Tak hanya tim putri saja, setelah
menang pada pertandingan kedua
melawan SMA Muhammadiyah Gresik,
tim putra harus merasakan kekecewaan
atas kekalahan dari SMA Negeri 4
Sidoarjo. Abednego Joshua —sang
kapten— dan tim, yang berusaha teguh
mengatasi ketertinggalan poin, harus
pulang dengan tangan kosong dan
perasaan kecewa. Rasa sesal dan kecewa
meliputi semua anggota tim. Pak Djoni
Laksono selaku pelatih, menghibur tim
dengan kata-katanya yang bijaksana
agar mereka tidak terus larut dalam
kekecewaan dan mampu bangkit ke
depannya.
Walaupun erat
kaitannya dengan
pertandingan
bola basket,
namun DBL tak luput juga dengan
kompetisi
dance
yang diikuti oleh tim
dance
dari setiap tim bola basket. Hari
demi hari berlalu... banyak tenaga serta
emosi yang terkuras dari kedua tim
dance
SMA Kristen Petra 4. Kapten tim
dance
bola basket putra, Esther Davita,
dan kapten tim
dance
bola basket
putri, Yemima Graceila, saling memberi
masukan untuk kebaikan kedua tim.
Walaupun mereka berbeda tim,
namun mereka tetap satu sebagai tim
dance
SMA Kristen Petra 4 yang saling
melengkapi dan membantu satu sama
lain. Tidak mudah bagi mereka berdua
untuk berperan sebagai kapten tim,
namun mereka percaya bahwa dengan
bersama mereka bisa melewatinya.
Usaha tidak akan mengkhianati
hasil, itu yang terjadi dalam tim
dance
bola basket putra. Mereka berhasil
masuk dalam
top ten
dari sekian banyak
tim
dance
dari berbagai
sekolah di Jawa Timur. Pada
penampilan sepuluh besar,
tim
dance
dari SMA Kristen
Petra 4 ini menggunakan
kostum Power Ranger.
Dengan menggunakan musik
yang diselingi lagu “
Go Go
Power Ranger
”, terselip
perjuangan dan semangat
yang membara layaknya
sosok Power Ranger. Pada
akhirnya, pengumuman
pemenang tim
dance
pun tiba. Tim
dance
bola basket putra
tidak lolos dalam
big
five
, namun mereka
tetap bersemangat.
Mungkin tahun ini
adalah kesempatan
terakhir bagi sebagian
anggota tim untuk
mengikuti
DBL
Dance Competition
,
namun sebagian dari
untuk Tim DBL Petra 4
Super Power
mereka juga ada yang akan melanjutkan
perjuangan untuk tahun depan.
Event
DBL ini memang sangat seru,
menegangkan, dan penuh dengan
pertandingan sengit antarsekolah. Para
kapten tim masing-masing berharap
tahun depan ada yang meneruskan
kompetisi ini untuk meraih trofi
kejuaraan. Kekuatan super tetap
dibutuhkan untuk menggapai harapan
pada tahun depan. Kebersamaan tetap
dijunjung tinggi untuk mengharumkan
nama sekolah. Setiap tim memiliki
kesan yang berarti selama mengikuti
ajang DBL ini, dan momen-momen yang
mereka bentuk bersama akan menjadi
sangat berarti. Menangis bersama,
tertawa bersama, susah bersama,
dan sedih bersama... itu semua yang
menjadi momen berharga mereka, yang
menyatukan mereka menjadi sebuah tim
yang solid dan penuh rasa kekeluargaan.
Mereka bukan lagi hanya sebagai “tim”,
namun telah melebur menjadi satu
dengan nama “keluarga”.
oleh: Yemima Graceila