Page 3 - Gema Petra Edisi 127

Basic HTML Version

Berani Jujur... Hebat!!!
B
erani berkata jujur kepada orang lain
... itu adalah tema
dari kegiatan pembentukan karakter kristiani di sekolah
kami, TK Kristen Petra 7, pada bulan Agustus 2017 ini.
Kegiatan PKK ini melatih siswa TK A dan B untuk dapat dan
berani berkata jujur kepada orang lain, apalagi pada saat kami
berbuat salah. Saat kami berbuat salah kepada orang lain,
kami diajari oleh ibu guru untuk tidak tinggal diam saja atau
menuduh teman lainnya, tetapi kami belajar untuk mau dan
berani mengatakan yang sebenarnya (jujur) kepada orang lain.
Kata ibu guru... pada saat kita berani berkata jujur, kita akan
merasa senang dan bahagia.
Kegiatan PKK ini dilakukan dengan berbagai permainan
menarik untuk mendukung materi yang diajarkan, sehingga
membuat kami makin merasa senang. Seperti pada tanggal
11 Agustus 2017, kami diajar untuk berkata jujur melalui
permainan tradisional Indonesia:
cublak-cublak suweng
. Kami
diingatkan agar terus membiasakan diri menjadi anak yang
mau dan berani berkata jujur. Dalam kegiatan selanjutnya
pada tanggal 25 Agustus 2017, kami diajak untuk membuat
boneka
muffet
dari kertas yang mempunyai mulut jujur.
Melalui boneka ini, diharapkan bisa mengingatkan kami untuk
selalu berkata jujur di mana pun kami berada. Kegiatan ini
sungguh mengasyikkan...! Terima kasih ibu guru... yang selalu
mengajarkan kami untuk dapat berkata jujur. Tuhan Yesus
memberkati kita semua.
H
ayooo,
teman-teman...! Kalian tahu apa tidak lagu
tersebut?
Yap
, benar sekali! Ini merupakan lagu
permainan
cublak-cublak suweng
. Hari Jumat, tanggal
11 Agustus 2017, kami, siswa TK Kristen Petra 12 kelompok
B, diajak oleh ibu guru bermain
cublak-cublak suweng.
Caranya, kami dibagi dalam kelompok, lalu kami melakukan
hompimpa
. Anak yang kalah harus jadi Pak Empo, menunduk
dan nantinya menebak siapa di antara kami yang membawa
suweng
. Kini, tugas kami adalah bernyanyi sambil memutar
suweng dari telapak tangan yang satu ke yang lainnya.
Pada akhir lagu, semua anak menggenggam kedua tangan
masing-masing, pura-pura menyembunyikan
suweng
, sambil
menggerak-gerakkan tangan. Pak Empo bangun dan menebak
di tangan siapa
suweng
disembunyikan. Bila tebakannya
benar, anak yang menggenggam
suweng
akan ganti menjadi
Pak Empo. Bila salah, Pak Empo kembali ke posisi semula dan
permainan diulang lagi. Wah, seru sekali permainannya..!
Dalam permainan ini, kami belajar tentang kejujuran. Kami
harus mengakui (tidak boleh bohong) bila tebakan Pak Empo
memang benar. Berkata jujur itu sangat penting teman-teman,
karena itulah yang diajarkan oleh Tuhan Yesus kepada kita.
Jangan sampai kita sebagai anak Tuhan berbohong ketika
ditanya oleh orang lain. Nah, teman-teman...
yuk
, kita belajar
berkata jujur...!
Cublak-cublak suweng
suwenge teng gelenter
mambu ketundhung gudhel
pak empo lerak-lerek
sopo ngguyu ndelekake
Sir, sir pong dele bodong
Sir, sir pong dele bodong
RALAT:
Pada Gema Petra edisi Agustus 2017, terdapat kesalahan penulisan nama peraih medali di dalam artikel “OSN 2017”. Bersama dengan ini,
redaksi mengoreksi penulisan nama: “
Timothy William
dari SD Kristen Petra 7 sebagai peraih medali perak bidang Matematika.”
03