Page 12 - Gema Petra Edisi 127

Basic HTML Version

H
ari itu, tanggal 30 September
2017, kami —siswa-siswi SMP
Kristen Petra 1—berkumpul
di sekolah pada pukul 06.00. Setelah
semua peserta lomba berkumpul,
kami berangkat bersama ke SMA
Kristen Petra 3 yang berada di Jalan
Kalianyar. Begitu sampai, kami segera
mendaftarkan kelompok kami terlebih
dahulu. Semua kelompok dibagi menjadi
empat gelombang, yaitu: A, B, C, dan
D. Gelombang itu nantinya digunakan
untuk membagi giliran untuk bermain
di pos-pos yang ada. Kelompok kami
mendapatkan nomor D-817, dan kami
juga diberi modal sebesar 100.000.
Sebelum lomba, para siswa SMA
Kristen Petra 3 menghibur kami, para
peserta, dengan berbagai penampilan,
dan dilanjutkan dengan sambutan
dari Kepala SMA Kristen Petra 3 yang
menandai lomba
rally games
dimulai.
Sebelum masuk ke pos I, kami
mengikuti
games
terlebih dahulu untuk
mendapatkan poin tambahan.
Games
yang pertama adalah menjatuhkan
sederet gelas plastik dengan tiupan
balon. Setiap anggota dalam kelompok
diberi kesempatan untuk meniup balon
sebesar mungkin selama sepuluh detik,
yang nantinya akan digunakan untuk
menjatuhkan gelas-gelas plastik yang
ada di atas meja. Kelompok yang dapat
menjatuhkan gelas terbanyak akan
mendapatkan modal tambahan.
Pos yang pertama kami datangi,
yaitu membuat minuman. Kami
diharuskan membuat minuman dari
barang-barang yang dapat kami beli di
pasar pos I. Kami diberi waktu sepuluh
menit untuk berdiskusi, dan dua puluh
menit untuk membuatnya. Kami pun
berhasil mendapatkan lima belas poin.
Setelah itu, kami bermain
game
lagi
untuk mendapatkan modal lagi. Kali
ini, kami bermain bakiak dan harus
memindahkan enam balon dari ujung
ke ujung yang kira-kira jaraknya adalah
lima meter. Kelompok kami hanya
berhasil memindahkan tiga balon karena
waktunya sudah habis. Pos selanjutnya
adalah ungkapan hati. Di pos ini, kami
menyampaikan ide bisnis kami di depan
dua orang dosen, dengan durasi waktu
lima menit. Kami sangat senang bisa
mendapatkan 180 poin di pos ini.
Game
berikutnya, yaitu membuat pesawat
dari koran sebanyak-banyaknya sesuai
dengan kriteria contoh yang diberikan
selama satu menit. Selanjutnya, kami
pergi ke pos makanan untuk membuat
bakso dan juga membeli bahan-
bahannya di pasar pos tersebut dengan
menggunakan modal yang kami punya.
Dan kami kembali mendapatkan lima
belas poin. Selanjutnya kami pergi ke
pos kreativitas untuk untuk membuat
aksesori apa pun dari bahan-bahan yang
telah disediakan, yang nantinya akan
kami jual pada segmen pasar.
Lalu tibalah kami pada
game
yang
terakhir, yaitu kami harus membawa
bola ping pong dengan koran yang
tengahnya dilubangi cukup besar.
Namun sayang, kelompok kami tidak
berhasil dalam
game
ini. Setelah
itu, kami menuju ke pos
packing
dan
labeling
. Kami diharuskan untuk
membuat label dari produk makanan,
minuman, dan aksesori yang kami buat
agar lebih menarik, lalu menjual produk-
produk tersebut ke pasaran. Akhir dari
rally games
ini adalah segmen pasar.
Kami harus menjual produk hasil karya
kami. Semua tim berlomba-lomba
untuk mendapatkan pembeli sebanyak-
banyaknya agar poin yang didapat
semakin banyak juga.
Usai segmen pasar, tibalah saat yang
ditunggu-tunggu, yaitu pengumuman
hasil lomba. Tak disangka, kelompok
kami atas nama Audrey Ryuka, Felicia
Dharmadi, dan Jessica Merrie, berhasil
meraih Juara Harapan I. Sementara
teman kami atas nama Elvern,
Christopher Kevin, dan Fritz Gregory,
berhasil meraih Juara II. Kami sangat
senang, dan tak lupa kami mengucap
syukur kepada Tuhan atas anugerah-
Nya yang luar biasa ini. Walaupun tidak
menjadi nomor satu, tetapi kami puas
karena segala jerih payah kami tidak sia-
sia. Kami banyak belajar bagaimana bisa
menjadi calon
entrepreneur
pada masa
depan. Kami belajar menciptakan suatu
produk yang sesuai dengan keinginan
konsumen, dan bahkan mungkin harus
menguntungkan dengan harga yang
terjangkau, hingga dapat menarik minat
pembeli. Itu hal yang baru dan tak
mudah untuk kami. Namun, kami tak
pantang menyerah dan tetap berusaha
semampu kami. Gagal itu pasti,
namun ada usaha nyata untuk selalu
memperbaiki setiap kegagalan.
Let’s do
our best only for God.
oleh: Audrey Ryuka
Entrepreneurship
rally games
12