Page 4 - Gema Petra Edisi 127

Basic HTML Version

Roti Kukus Cokelat
W
ah, senangnya...! Hari Kamis,
tanggal 7 September 2017,
saya dan teman-teman
kelompok B TK Kristen Petra 9, akan
belajar membuat roti kukus bersama ibu
guru. Ini pasti menyenangkan,
karena saya suka
makan roti kukus.
Di atas meja,
ibu guru sudah
menyiapkan
bahan-bahannya,
dan menunjukkan
kepada kami
semua, yaitu: tepung
terigu, gula pasir, telur,
ovalet (pengembang kue),
vanili, sprite (minuman
soda), dan bubuk cokelat.
Ibu guru juga menjelaskan
cara pembuatan roti
kukus kepada kami.
Wah, ternyata tidak
terlalu sulit. Kami
pun mencoba
membuatnya dengan
04
Telur Goreng
K
amu makannya apa? Telur
goreng. Saya juru masaknya....
Begitulah sepenggal lirik lagu yang
dinyanyikan oleh ibu guru di dalam
kelas. Hari Selasa, tanggal 29 Agustus
2017, aku dan teman-teman kelompok
A TK Kristen Petra 12 mengikuti kegiatan
belajar memasak telur goreng. Caranya
sangat mudah
lho
, teman-teman! Ambil
telur, pecahkan cangkang telurnya,
dan tuang isinya ke dalam mangkuk.
Eits
... jangan lupa cangkang telurnya
dibuang di tempat sampah, ya! Lalu,
beri garam secukupnya. Kali ini, aku
dan teman-teman bertugas mengocok
telurnya. Sangat mengasyikkan,
lho!
Tetapi harus hati-hati ya, supaya tidak
tumpah. Setelah telur tercampur rata,
dipandu oleh ibu guru.
Pertama, semua bahan kecuali bubuk
cokelat, dicampur jadi satu dan diaduk/
dikocok menggunakan
mixer
sampai
mengembang putih. Wah, senang sekali
saya dapat kesempatan untuk mengocok
adonan dengan
mixer
. Setelah itu,
adonan diambil sebagian dan diberi
bubuk cokelat. Adonan yang berwarna
putih dituang ke dalam cetakan, dan
diberi adonan warna cokelat di bagian
atasnya. Saya dan teman-teman
bergantian mengisi cetakan roti kukus
dengan adonan yang sudah tersedia.
Hmmm
... asyik juga ya, teman-teman!
Setelah itu, semua adonan yang sudah
dicetak, dimasukkan ke dalam kukusan
atau dandang, lalu dikukus selama tiga
puluh menit.
Hehehe...
kami pun harus
sabar menunggu.
Dan akhirnya, roti kukus pun matang.
Aromanya...
hmm...
harum sekali!
Segera saja, kami menikmati roti kukus
bersama-sama dengan sukacita.
Nyam,
nyam, nyam... enaakkk!
ibu guru membantu kami menyalakan
kompor, dan menuangkan minyak ke
dalam penggorengan. Nah... setelah
minyaknya panas, aku dibantu
oleh ibu guru untuk menuangkan
telur ke dalam minyak.
Hup!
Sreeenngggg...!
Sekarang kalau
bagian bawah sudah matang,
jangan lupa membalik telurnya,
ya... supaya tidak gosong dan bagian
atasnya juga matang.
Horeee...
telur gorengku sudah jadi!
Hehehe...
besok, aku
bisa menyiapkan
telur goreng sendiri
untuk bekal
sekolahku,
lho...!