Page 7 - Gema Petra Edisi 127

Basic HTML Version

Lomba Siswa Prestasi
Berkibarlah
Benderaku
07
Ayo… kita naik ke atas hotel, kita robek warna birunya…!”
Demikian sepenggal dialog drama singkat yang diperankan
oleh siswa-siswi SMA di depan Hotel Yamato, atau yang
sekarang lebih dikenal dengan nama Hotel Majapahit. Kami
bersepuluh dari SD Kristen Petra 7, juga ikut memeriahkan
acara peringatan perobekan bendera tersebut yang
berlangsung pada hari Kamis, tanggal 14 September 2017.
Pukul 05.45, kami sudah meluncur ke Jalan Tunjungan,
dan ternyata di lokasi tersebut sudah penuh sesak dengan
para pelajar dari berbagai sekolah di Surabaya, TNI, para
veteran, para anggota komunitas, dan para pemain drama.
Tepat pukul 07.00, kami mengheningkan cipta, dipimpin
langsung oleh Wali Kota Surabaya, Ibu Tri Rismaharini. Setelah
mendengarkan pidato dari wali kota, kami menyaksikan drama
singkat peristiwa perobekan bendera di atas Hotel Majapahit.
Wah… kami seakan-akan turut menyaksikan kejadian yang
sesungguhnya, apalagi ada suara tembakan dan letusan
kembang api, suasana terasa mencekam dan menegangkan.
Adapun Hotel Majahit pada waktu itu masih bernama Hotel
Yamato. Setelah penjajah terusir dari bumi Surabaya, hotel
tersebut berganti nama menjadi Hotel Oranje. Pada zaman
orde baru sampai sekarang, berubah menjadi Hotel Majapahit.
Kami jadi tahu sekarang, di Surabaya juga banyak
tempat-tempat bersejarah yang sampai sekarang masih
dilestarikan, dan yang pasti... diwariskan kepada kami sebagai
generasi penerus bangsa. Satu hal lagi yang tidak boleh kita
lupakan, yaitu semangat juang arek-arek Suroboyo pada
zaman perjuangan dahulu, yang patut kita teruskan berupa
perjuangan dalam hal pendidikan supaya negeri kita semakin
maju. Jayalah, Indonesiaku...!
H
ai, teman-teman... saya Ben Robinson kelas VA dari
SD Kristen Petra 10. Saya ingin berbagi pengalaman
yang sangat berkesan buat saya. Beberapa waktu lalu,
saya mewakili sekolah untuk mengikuti Lomba Siswa Prestasi
tingkat SD Kota Surabaya 2017. Saya sangat bersyukur bisa
mengikuti lomba ini, untuk itu saya berusaha mempersiapkan
diri dengan baik.
Lomba ini diadakan pada tanggal 27-28 September 2017, di
SMP Negeri 19 Surabaya. Hari pertama lomba, perasaan saya
sedikit takut... tetapi saya tetap berpikir positif dan berusaha
mengerjakan soal-soal lomba dengan baik. Saya mengerjakan
soal yang mencakup mata pelajaran IPA, IPS, Matematika,
PPKn, dan Bahasa Inggris. Saya juga diminta untuk membuat
sebuah karangan bertema “Kebangsaan dan Bela Negara”.
Setelah itu, saatnya menunggu pengumuman.
Wahh...
puji
Tuhan saya masuk peringkat ke-3 dan saya pun harus bersiap
untuk lomba babak kedua pada hari selanjutnya.
Pada babak kedua, tiap peserta wajib mempresentasikan
sesuatu yang menarik kepada para juri dan hadirin yang ada.
Materi utama untuk saya presentasikan kepada juri adalah
kulit buah naga. Nah... biasanya jika kita memakan buah naga,
kita akan membuang kulit buah begitu saja, kan? Namun
lewat presentasi ini, saya menunjukkan bahwa kulit buah
naga ternyata bisa menjadi camilan yang lezat,
lho!
Kulit buah
naga juga mengandung antioksidan yang berguna bagi tubuh
manusia. Beberapa hadirin dan para juri mencoba hasil olahan
kulit buah naga saya. Mereka pun tertarik, bahkan sampai
meminta resep kepada saya.
Setelah semua peserta menampilkan karyanya, tiba
waktunya bagi juri untuk mengumumkan pemenang lomba.
Wajah semua peserta begitu tegang, termasuk saya. Dengan
spontan, saya berteriak girang karena juri mengumumkan
Juara II adalah saya!
Waaa...
saya mengucap syukur kepada
Tuhan! Walau hanya Juara II, tetapi kemenangan ini sungguh
memotivasi saya untuk mengembangkan kemampuan yang
saya miliki. Terima kasih kepada para guru yang dengan sabar
telah membimbing saya, orang tua yang dengan senang hati
memotivasi saya, juga teman-teman yang dengan semangat
mendukung saya. Terima kasih,
semuaaa...!