Page 8 - Gema Petra Edisi 127

Basic HTML Version

Petra 3
Science Competition
S
yalom
... apa kabar generasi keren? Kami mau
sharing
pengalaman keren,
nih!
Tanggal 9 September 2017,
beberapa siswa SD Kristen Petra 5 mengikuti lomba
sains di SMP Kristen Petra 3 yang bertajuk
Petra 3 Science
Competition
(P3SC). Untuk menghadapi lomba itu, kami
mengikuti pelatihan secara rutin dari guru pembina. Mereka
tak kenal lelah dalam membimbing dan menyemangati
kami untuk menghadapi lomba. Hal itu yang membuat kami
semakin bersemangat. Pada hari H, kami datang pukul 07.00,
ternyata sudah banyak peserta yang hadir. Ada 57 tim yang
mengikuti lomba sains ini. Dari jumlah tersebut, diambil
sepuluh tim peringkat teratas untuk mengikuti babak final.
Lomba pun dimulai, kami mengikutinya dengan antusias. Yang
membuat kami bersyukur adalah... ada dua tim dari sekolah
kami yang berkesempatan untuk bermain pada babak final
tersebut, yaitu tim Feli-Yudhis dan tim Meli-Kimiko. Kami
sangat bersukacita karena bisa melaju hingga babak final. Dan
pada akhir lomba, dua tim dari sekolah kami berhasil meraih
Juara IV dan V dalam ajang
Petra 3 Science Competition
ini.
Selamat buat para pemenang!
K
ami —Eunika dan Kezia dari SD Kristen Petra 9—
mengikuti lomba sains, yaitu
Petra 3 Science Competition
(P3SC), di SMP Kristen Petra 3 pada tanggal 9 September
2017. Pertama, kami daftar ulang lalu diberi
name tag
peserta.
Sambil menunggu lomba dimulai, kami duduk di bangku
taman dan belajar kembali. Acara dimulai dengan pembukaan
dan pembagian kelas untuk babak pertama, yaitu babak
penyisihan. Terdapat tiga babak dalam lomba ini.
Pelaksanaan babak I dalam bentuk tes pilihan ganda,
babak II dalam bentuk
rally game
, kemudian babak III dalam
bentuk presentasi dan praktik. Terdapat 57 tim (tiap tim
beranggotakan dua siswa) yang berpartisipasi dalam lomba,
dan hanya akan dipilih sepuluh tim untuk lanjut ke babak
kedua. Kami merasa deg-degan sekali saat masuk ke ruang
kelas untuk mengerjakan soal. Terdapat lima puluh soal pilihan
ganda yang harus kami kerjakan dalam waktu enam puluh
menit. Soalnya sangat susah, sehingga kami mengira tidak
akan lolos babak kedua. Tetapi, kami tetap berdoa kepada
Tuhan. Dan akhirnya... puji Tuhan, kami lolos ke babak kedua!
Pada babak II, terdapat sepuluh pos yang berisi soal
dan tantangan yang perlu diselesaikan dalam waktu enam
menit untuk tiap-tiap pos. Kami merasa lebih tenang saat
menyelesaikan tantangan pada babak kedua ini. Hanya
ada lima tim yang lanjut ke babak III. Setelah menunggu
agak lama, kami sangat bersyukur dan bersukacita... karena
ternyata kami kembali lolos untuk masuk ke babak ketiga!
Nah, pada babak ini kami semakin tegang dengan soal-soal
uraian yang diberikan. Kami sedikit grogi dan kurang percaya
diri saat melakukan presentasi. Kami hanya berdoa dalam
hati, meminta pimpinan Tuhan untuk menolong kami. Kami
berusaha melakukan yang terbaik.
Puji Tuhan... saat pengumuman pemenang, kami disebut
sebagai peraih Juara II.
Yeyyyy...!!!
Betapa senangnya hati
kami. Kami mengucapkan
terima kasih kepada
teman-teman yang
sudah mendukung dan
mendoakan kami. Kami juga
berterima kasih kepada
guru-guru yang sudah
mendampingi kami
dalam persiapan
lomba. Kami juga
tak lupa kata-kata
dari salah satu
teman yang
menyemangati
kami...
try the
best, do the best, give
the best, be the best!
Thank you, all...!
P
uji Tuhan... kami —I Gusti Ayu Putu Devita Widiyanthi
(kelas VI-C) dan Jonathan Matthew Suharyono (kelas
VI-B) dari SD Kristen Petra 13— meraih gelar juara ketiga
dalam lomba sains tingkat SD yang diadakan oleh SMP Kristen
Petra 3. Lomba ini berlangsung pada hari Sabtu, tanggal 9
September 2017. Tentunya berbagai persiapan telah kami
lakukan sebelum mengikuti lomba. Kami mendapatkan
pengalaman yang banyak dan teman baru dari keikutsertaan
dalam lomba ini. Kami menjadi tahu keberagaman yang ada
pada dunia IPA atau sains. Menurut kami, lomba ini sangat
bermanfaat bagi siswa SD karena akan menumbuhkan minat
untuk mempelajari sains lebih dalam lagi. Kami berharap bisa
tetap mengikuti lomba-lomba serupa yang diselenggarakan
di tempat lain pada kesempatan yang akan datang. Kami
juga berterima kasih kepada guru dan orang tua yang sudah
membimbing, mendukung, dan mendoakan kami.
08