Page 4 - Gema Petra edisi Mei - Juni 2018
P. 4

My Rabbit





                                           Pencil Case










                    ampah dibagi menjadi dua, yaitu sampah organik dan anorganik. Botol
                    plastik air mineral merupakan sampah anorganik yang sulit terurai.
                SBotol plastik bekas sering kita buang karena tidak dipakai lagi. Tetapi...
        apakah sempat terpikir kalau botol platik tersebut dapat menjadi sesuatu yang
        berguna? Pada tanggal 17 April 2018, siswa TK Kristen Petra 12 kelompok B membuat
        tempat pensil bentuk kelinci dari botol bekas. Bagaimana caranya? Mudah, lho..!
        Bahan yang perlu disediakan adalah botol plastik, kertas lipat warna-warni, kertas
        buffalo, dan lem. Pertama-tama, kita gambar bentuk telinga, mata, hidung, dan
        kumis, pada kertas lipat sesuai dengan warna yang diinginkan. Kemudian, tutuplah
        bagian botol menggunakan kertas buffalo. Jangan lupa, beri lem pada ujung kertas
        supaya tidak terbuka lagi. Yang terakhir, tempel telinga, mata, hidung, dan kumis,
        pada botol tadi. Taarrraa...!! Jadilah tempat pensil bentuk kelinci. Semua pensil kita
        bisa tertata lebih rapi dan tidak berantakan. Bagus dan lucu, kan? Mari kita kurangi
        sampah dan manfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang berguna.






                                            Aku Belajar Menanam








                                            memang telah mengenal tentang cabai,
                                            tetapi kami belum pernah melihat
                                            bagaimana cara menanamnya. Karena
                                            itulah... kami sangat bersemangat saat
                                            mengikuti kegiatan ini. Mula-mula, kami
                                            mengisi pot yang terbuat dari botol
                                            minuman bekas, dengan tanah yang
                                            sudah dicampur dengan pupuk. Kami
                                            mengisi pot kami masing-masing dengan
                                            tanah, lalu memberi air secukupnya.
                                            Tidak terlalu banyak, agar biji cabai
                                            tidak busuk ya, teman-teman. Jika
                                            sudah disiram, barulah ditanam dengan
                                            biji cabai. Nah, sekarang sudah selesai
                                            proses menanamnya, deh...! Tinggal
                                            kami tunggu biji cabai itu tumbuh.
                ah, biji apa ya ini, kok kecil   Kami juga harus teratur menyiramnya,
                sekali...? Tanya seorang teman   agar tanaman cabai yang tumbuh tidak
        Wkepadaku saat kami akan            kering dan layu. Ternyata... menanam
        memulai menanam. Ya, pada hari kamis,   itu mudah dan menyenangkan
        tanggal 19 April 2018 yang lalu, ibu guru   ya, teman-teman! Mari kita rajin
        mengajak siswa-siswi TK Kristen Petra 10   menanam dan merawat tanaman agar
        kelompok B untuk mengikuti kegiatan   lingkungan kita bisa semakin hijau.
        science, yaitu menanam biji cabai. Kami   Semangaaaaatttt...!!!
   04
   1   2   3   4   5   6   7   8   9