Page 9 - Gema Petra edisi November-Desember 2018
P. 9

ada tanggal 6 Oktober 2018, kami, Jonathan Sugiharto,
            Joshua Justin P., dan Shane Michael dari SMP Kristen          OMVN
       PPetra 3, mengikuti Olimpiade Matematika Vektor Nasional
        (OMVN) yang diadakan oleh Universitas Negeri Malang.
        Pada hari itu, kami mengikuti babak penyisihan dengan
        mengerjakan soal penyisihan secara individu yang nantinya
        diakumulasikan menjadi nilai beregu/tim. Hasil dari babak ini
        diumumkan pada satu minggu kemudian. Puji Tuhan... tim
        kami masuk ke babak semifinal.
           Tanggal 20 Oktober 2018, babak semifinal dimulai, dan
        dibagi menjadi dua sesi. Sesi I, kami mengerjakan soal
        secara individu. Sesi II, kami dikumpulkan jadi satu untuk
        mengerjakan soal beregu yang berjumlah delapan soal uraian.
        Nilai beregu kami adalah penjumlahan nilai dari kedua sesi.
        Pada malam hari itu juga... kami diberitahu tentang lima tim
        yang lolos ke babak final. Puji Tuhan, untuk kategori beregu,
        kami lolos ke dengan posisi di peringkat  pertama.
           Keesokan harinya, babak final dimulai dengan dibagi
        menjadi tiga sesi. Pada sesi I, setiap tim mendapatkan
        kesempatan untuk mengerjakan lima soal dengan waktu sesuai
        dengan nomor soal. Sayangnya, hasil kami pada sesi I kurang   kesulitan dengan soal nomor 1, 2, dan 3. Mental kami diuji
        memuaskan karena hanya bisa menjawab satu soal. Pada sesi   pada sesi ini karena masih berada di peringkat ke-4. Akan
        II, yaitu babak rebutan, terdiri atas lima soal dengan nilai yang   tetapi... puji Tuhan, kami bisa menjawab soal nomor 4 dengan
        besar, tetapi akan ada pengurangan jika jawaban salah. Pada   benar dan menaruhkan nilai yang besar. Peringkat kami
        sesi III yang merupakan babak paling menegangkan, adalah   langsung naik ke posisi pertama. Soal nomor 5 pun tidak ada
        sesi taruhan yang terdiri atas lima soal. Pada sesi ini, kami   yang bisa mengerjakan, sehingga posisi tim kami tetap berada
        diperlihatkan soalnya selama 15 detik, lalu harus menaruhkan   pada peringkat teratas hingga berakhirnya babak final ini.
        minimal sebesar 25% nilai kami dan maksimal seluruh nilai   Kami bersyukur bisa meraih gelar Juara I untuk kategori
        kami. Setiap tim harus menjawab sebelum waktu habis. Jika   beregu dalam OMVN 2018 ini. Tidak ada sesuatu yang mustahil
        tidak menjawab, dianggap salah dan nilai dikurangi sebesar   bagi Tuhan. Jika Tuhan mengizinkan, maka itu akan terjadi.
        nilai taruhan. Pada sesi ini, hampir semua tim merasa kesulitan   Jadi, tetaplah berdoa dan berharap.
        mengerjakan soalnya, jadi hanya menaruhkan 25% nilainya
        untuk setiap soalnya. Begitu juga dengan tim kami, yang                            oleh: Joshua Justin Pranata



                     Diberkati untuk Memberkati




            ita hidup berdampingan di dunia   melantunkan pujian bagi Tuhan dan   bercanda bersama dengan para guru.
            ini guna melengkapi satu sama   berdoa untuk mensyukuri berkat Tuhan,   Ibu Wiwik selaku pengurus panti asuhan,
       Klain, membantu membangun            dipimpin oleh Pak Jusuf. Usai doa, kami   sempat berbagi cerita/pengalamannya
        kehidupan orang lain, dan lain-lain.   (para siswa) pun memberikan sembako   terkait suka dan duka dalam mengurus
        Seperti kali ini, SMP Kristen Petra 4   yang kami bawa kepada pengurus panti   Panti Asuhan Yestoya. Banyak hal
        menggelar acara bakti sosial. Para siswa   asuhan, yaitu Ibu Yeni.      menarik dan positif yang bisa kami petik
        diimbau membawa sembako untuk         Tak berhenti sampai di situ, acara   dari cerita Bu Wiwik.
        dibawa ke tempat di mana banyak orang   baksos dilanjutkan pada tanggal 11   Kami pun pulang membawa sejuta
        lebih membutuhkan. Penasaran kan,   Oktober 2018, ke Panti Asuhan Yestoya.   pengalaman yang tidak terlupakan.
        bagaimana keseruan baksos ini?      Di sana, banyak teman-teman yang    Walau mereka berkekurangan, mereka
           Tanggal 5 Oktober 2018, beberapa   baik dan lucu. Mereka sangat antusias   sama sekali tidak menunjukkan
        siswa utusan per kelas dipilih untuk   menyambut kedatangan kami. Kami   kesedihan itu. Mereka begitu senang
        mewakili dalam acara bakti sosial ini. Kali   memuji Tuhan bersama dengan mereka,   dengan kedatangan kami. Pada awalnya,
        ini, kami melaksanakan bakti sosial ke   dan juga tertawa serta             kami canggung untuk berinteraksi
        Panti Asuhan Kasih Agape. Di                                                 dengan mereka. Namun
        sana, kami bertemu dengan                                                    akhirnya... lama-kelamaan kami
        teman-teman yang sangat                                                        dapat bermain dengan mereka.
        baik. Mereka sangat                                                              Membantu orang meski
        senang bertemu dengan                                                            dengan jumlah sedikit bukan
        kami. Melihat senyum-                                                             menjadi masalah selama
        senyum bahagia di                                                                 kita memiliki niat dan
        wajah mereka, membuat                                                            maksud yang baik.
        kami merasakan sukacita
        yang mendalam.                                                                        oleh: Vita Tesalonika S.
        Bersama-sama kami
                                                                                                                 09
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14