Page 6 - Gema Petra edisi Maret 2019
P. 6

Festival Ekstrakurikuler




            uji syukur kepada Tuhan Yesus, kami diberi kesempatan   oleh pembimbing kami, yaitu Pak Dwikki. Singkat cerita,
            menjadi juara lomba dalam Festival Ekstra 2019. Dalam   kami berhasil menyelesaikan video dan segera untuk upload
       Pmenghadapi lomba ini, kami bersyukur karena dapat     video tersebut. Dan puji Tuhan... berbagai tanggapan positif
        menghadapi suka dan duka dalam pembuatan film lomba   bermunculan dalam akun Youtube kami. Itu yang membuat
        untuk Festival Ekstrakurikuler 2019. Kami mengikuti dua   kami termotivasi.
        kategori lomba, yaitu: Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dan   Selanjutnya kami menyiapkan konsep untuk kategori
        Vlog. Semua itu bertema “Pendidikan Karakter”. Kelompok   Vlog. Kami berdiskusi mengenai konsep kami yang berusaha
        kami dibagi menjadi dua tim. Ada tim ILM yang beranggotakan   mengangkat isu-isu mengenai anak zaman sekarang atau
        Devid, Theofeus, Bryant, dan Justine. Kemudian tim Vlog yang   generasi milenial. Kami ingin mengangkat tema “Bystander
        beranggotakan Timotius, Hans, dan Theofeus.           Effect”. Bystander Effect adalah suatu situasi yang mana
           Pertama, kami menyiapkan konsep untuk membuat      manusia saling menunggu untuk membantu orang lain. Nah,
        video ILM. Dalam pembuatan konsep, Devid dan Theofeus   ini yang menurut kami sering terjadi dalam masyarakat sekitar,
        berdiskusi untuk menetapkan konsep. Akhirnya konsep   khususnya anak muda. Besoknya, setelah kami menentukan
        yang ingin kami angkat adalah mengenai “Jujur Itu Baik”.   tema, kami akhirnya melakukan shooting. Puji Tuhan... dalam
        Dengan video ini, kami ingin menyampaikan pesan mengenai   sehari, kami bisa menyelesaikan proses shooting. Besoknya
        pentingnya kejujuran karena kejujuran adalah jalan yang   pun kami melakukan editing video. Dalam editing ini, kami
        terbaik. Dalam pembuatan video, kami berhasil shoot semua   memerlukan waktu yang bisa dibilang singkat, yaitu sehari. Puji
        scene tersebut dalam waktu sehari. Kami juga dibantu   Tuhan, video berhasil kami upload pada esok harinya, tepat
                                                              pada H-1 batas pengumpulan video.
                                                                 Setelah kami mencoba mencari info untuk mengetahui
                                                               bagaimana kelanjutan babak penyelisian. Puji Tuhan...
                                                                 ternyata kami masuk dalam sepuluh besar! Itu adalah
                                                                   suatu anugerah bagi kami. Beberapa hari setelahnya,
                                                                    kami diundang untuk datang dalam acara
                                                                     pengumuman juara yang berlangsung di Jatim Expo
                                                                     Surabaya. Kami sungguh berharap bisa membawa
                                                                      pulang gelar juara. Puji Tuhan, kami merebut gelar
                                                                      Best Audio pada ILM dan Terbaik III pada Vlog.
                                                                      Kami merasa bersyukur sekali kepada Tuhan Yesus,
                                                                     seluruh teman kami “FramePixel”, dan semua guru-
                                                                    guru yang selalu support kami. Semoga karya video
                                                                    kami tidak hanya sekadar meraih gelar terbaik, tetapi
                                                                    juga bisa memberkati banyak orang.

                                                                                                     oleh: Timotius
                                                                                                 SMA Kristen Petra 5



               Tutor Sebaya





            MP Kristen Petra 2 turut serta berpartisipasi dalam kegiatan
            tutor sebaya yang diselenggarakan oleh Subrayon 04 Dinas
        SPendidikan Kota Surabaya. Kegiatan tutor sebaya ini untuk
        mempersiapkan siswa kelas IX agar lebih siap menghadapi
        USBN dan UN 2019. Harapan dari mengikuti kegiatan ini, agar
        semua siswa dapat meraih hasil yang maksimal untuk USBN dan
        UN 2019. Peserta tutor sebaya kali ini adalah siswa-siswi dari
        SMP negeri dan swasta yang tergabung di Subrayon 04. Kami
        belajar bersama-sama untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia,
        Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. Kegiatan tutor sebaya di
        Subrayon 04 ini memberikan pengalaman yang baru bagi para
        siswa. Mereka bisa saling bertukar pikiran dan saling berbagi
        dalam menyelesaikan soal-soal dengan teman-teman dari
        sekolah-sekolah lain. So... selain menambah ilmu dan wawasan,
        juga menambah pertemanan.


                                            oleh: Regina Claudia
   06
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11