Page 7 - Gema Petra edisi Februari 2020
P. 7

Ceramah


          Seks dan Napza





           Dokter, bolehkah kita tidak      kelamin (laki-laki atau wanita), fungsi   membius pasien saat hendak dioperasi
           (melakukan) sirkumsisi (khitan)?”   kelamin sebagai alat reproduksi,   atau obat-obatan untuk penyakit
       “tanya seorang siswa kepada dr.      menstruasi, mimpi basah, dan        tertentu, misalnya untuk meringankan
        Agustinus. “Boleh, asalkan bisa menjaga   sebagainya. Dengan begitu, kita bisa   rasa sakit bagi penderita kanker.
        kesehatan dan kebersihan tubuh kita   memahami peran dari jenis kelamin    Bagaimana dengan rokok dan
        dengan baik dan benar,” jawab dr.   masing-masing, menerima setiap      minuman beralkohol? Rokok dan
        Agustinus. Ada acara apa, yaa… teman-  perubahan fisik yang dialami dengan   minuman beralkohol juga termasuk
        teman SD Kristen Petra 1 belajar dengan   wajar dan apa adanya, menghapus   jenis napza. Pernahkah kalian membaca
        dokter?? Kita simak sama-sama, yuuk…!  rasa ingin tahu yang tidak sehat, serta   kalimat di iklan rokok yang berbunyi:
           Pada tanggal 22 Januari 2020, ada   memperkuat rasa percaya diri dan   ”Peringatan! Rokok dapat menyebabkan
        kegiatan ceramah seks dan napza untuk   bertanggung jawab atas diri sendiri.   kanker, serangan jantung, impotensi dan
        para siswa kelas IV. Pelaksanaan kegiatan   Setelah mendapatkan penjelasan   gangguan kehamilan dan janin”? Selain
        ini dibagi di dua tempat. Siswa laki-laki   tentang pendidikan seks, pada sesi   merugikan diri sendiri (perokok), asap
        ditempatkan di ruang perpustakaan   kedua para siswa kelas IV tersebut   rokok juga dapat merugikan orang lain,
        dengan pembicara dr. Agustinus,     mengikuti ceramah napza yang        yang disebut perokok pasif. Siapa yang
        sedangkan siswa perempuan bersama   disampaikan oleh dr. Agustinus di ruang   disebut perokok pasif? Perokok pasif
        dengan dr. Titik Sunaryati di ruang media.  media. Apa itu napza? Napza adalah   merupakan orang yang menghirup asap
           Mengapa kita perlu belajar       singkatan dari narkotika, psikotropika,   rokok dari orang yang sedang merokok,
        pendidikan seks?  Karena perkembangan   dan zat adiktif lainnya. Napza adalah   atau orang yang terpapar asap rokok dari
        teknologi dewasa ini memudahkan     obat, bahan, dan zat yang bukan     asap yang dikeluarkan oleh perokok aktif.
        siapa saja, termasuk anak-anak, untuk   tergolong makanan, jika diminum,   Akibat yang dialami oleh perokok pasif
        mengakses berbagai macam informasi   dihisap, ditelan, atau disuntikkan,   lebih berbahaya dibandingkan perokok
        melalui internet atau media sosial.   dapat menyebabkan ketergantungan   aktif. Bahkan, bahaya yang harus
        Jadi kita perlu belajar akan pendidikan   (kecanduan) dan berpengaruh terhadap   ditanggung perokok pasif tiga sampai
        seks yang benar dari narasumber yang   kerja otak serta fungsi vital organ tubuh   lima kali lipat dari bahaya perokok aktif!
        kompeten di bidangnya. Dari kegiatan   lain. Jenis napza, antara lain: opium,   Nah... sekarang marilah kita menjaga
        tersebut, kita bisa belajar mengenai   morfin, heroin (putau), kokaina, ekstasi,   dan memelihara tubuh kita, serta
        segala sesuatu yang berhubungan     ataupun sabu-sabu. Kandungan narkoba   menjauhi segala pengaruh lingkungan
        dengan jenis kelamin. Hal ini mencakup   sebenarnya adalah senyawa-senyawa   buruk yang ada di sekitar kita, dimulai
        pertumbuhan/perkembangan jenis      psikotropika yang biasa dipakai untuk   dari diri kita sendiri. Salam sehat!



                                                    Persembahan Talenta


                                                         pada Tahun Baru





                                                uasana yang meriah dan hiasan khas berwarna merah serta emas, terlihat
                                                di beberapa sudut Kota Surabaya. Tampak pula pohon sakura yang cantik
                                            Sdiletakkan di sudut ruangan. Ini menandakan Tahun Baru Imlek akan segera
                                            tiba. Banyak persiapan yang dilakukan bagi mereka yang merayakannya. Pada hari
                                            Jumat, tanggal 17 Januari 2020, Chloe Madeline Susanto, Sonia Veronica Liauwnoto,
                                                   dan David Leroy Santoso (siswa kelas II dan III SD Kristen Petra 7) terlihat
                                                    sangat antusias berlatih menyanyi bersama guru Mandarin sebelum
                                                    mereka tampil di panggung. Mereka bersiap-siap dengan mengenakan
                                                    kostum merah serta aksesori Imlek. Ya… pada saat itu, mereka mengisi
                                                     kegiatan tampilan Prosperous Lunar Festival 2020 yang bertempat di
                                                     Atrium Pakuwon Trade Center (PTC) Surabaya. Trio Chloe, Sonia, dan
                                                     David mempersembahkan lagu “Gong Xi Gong Xi”. Dan David juga
                                                     mempersembahkan lagu “Wo Ai Wo Te Cia”. Suara merdu serta gerakan
                                                     lincah mereka menambah semarak kegiatan Prosperous Lunar Festival
                                                     2020 ini. Puji Tuhan… kegiatan berjalan dengan lancar, dan para siswa
                                                     menampilkan yang terbaik dengan talenta yang Tuhan sudah berikan.
                                                                                                                 07
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12