Page 9 - Gema Petra edisi Februari 2020
P. 9

Basic Life Skills




            eorang anak dikatakan cerdas tidak hanya diukur dari aspek inteligensi saja,
            karena kecerdasan itu juga diukur dari keterampilan anak dalam menanggapi
        Smasalah, kepeduliannya terhadap lingkungan, dan kesiapan dirinya untuk
        menjadi pribadi yang mandiri. Kemandirian menjadi salah satu keterampilan yang
        penting untuk dilatih. Melalui program sekolah, yakni Basic Life Skills, seluruh
        siswa kelas I-VI SD Kristen Petra 10 mengikuti beberapa latihan kemandirian yang
        berlangsung pada setiap hari Kamis, pada bulan Januari 2020 lalu. Beberapa
        latihan kemandirian tersebut, seperti: memasak telur, mengenal sayuran,
        memotong buah, membuat tempe, ataupun membuat celengan.
            Kegiatan yang diikuti oleh siswa usia sekolah dasar ini membawa kesan
        tersendiri dari bagi mereka. Salah satu contohnya adalah kegiatan menggoreng
        telur yang diikuti oleh siswa kelas IV. Mereka harus memecah telur, menyalakan
        kompor, dan menggorengnya. Bagi beberapa siswa, kegiatan ini adalah
        pengalaman pertamanya, dan mereka terlihat sangat menikmati prosesnya.
        Kegiatan lain adalah membuat celengan dari bahan daur ulang yang diikuti oleh
        siswa kelas VI. Melalui kegiatan ini, siswa dapat menampilkan kreativitasnya. Hal
        ini terbukti dari hasil kreasi celengan mereka yang sangat menarik. Kegiatan ini
        juga diharapkan bisa mendorong mereka untuk giat menabung. Itulah rangkaian
        kegiatan para siswa SD Kristen Petra 10 pada bulan Januari 2020 lalu. Semoga
        sedikit cerita pengalaman ini bisa memberi inspirasi untuk kita semua. Salam.



                                                            Fun Learning



                                                ika kalian diberikan pilihan, mana yang lebih menyenangkan,
                                                belajar dengan duduk mendengarkan saja atau belajar dengan
                                            Jmempraktikkannya secara langsung? Sebagian besar pasti memilih
                                            untuk belajar dengan mempraktikkannya secara langsung. Karena jika kita
                                            mempunyai pengalaman langsung, tentunya akan lebih mudah mengingat
                                            pembelajaran tersebut. Sama seperti yang kami, siswa-siswi kelas II SD
                                            Kristen Petra 11, lakukan pada hari Kamis, tanggal 15 Januari 2019, dengan
                                            belajar tentang pengukuran panjang.
                                                Belajar tentang pengukuran panjang, jika hanya mendengarkan dan
                                            membayangkan saja, pasti akan susah memahami tentang bagaimana
                                            mengukur benda dengan baik dan benar. Nah… pembelajaran kali ini
                                            berbeda, karena kami membawa berbagai macam bentuk daun, seperti
                                            daun sirih, daun mangga, daun jambu, daun cincau, dan daun cabai, sebagai
                                            bahan pembelajaran. Nah, kira-kira apa ya, yang dapat kami lakukan untuk
                                            mengukur daun-daun tesebut? Mengukur secara langsung menggunakan
                                            penggaris atau bagaimana? Daun memiliki bentuk dan struktur yang
                                            berbeda, maka untuk mengukurnya membutuhkan alat bantu yang bisa
                                            mengikuti bentuk dan tekstur daun tersebut. Alat atau benda yang kami
                                            pakai adalah menggunakan benang. Yuk, kita mulai mengukur!
                                                Ambil salah satu daun terlebih dahulu, dan letakkan benang tepat di
                                            ujung daun. Setelah itu, tarik dan ikuti bentuk daunnya sampai di ujung
                                            daun yang satunya. Kemudian beri tanda, dan ukurlah panjang benang
                                            yang sudah diukur menggunakan penggaris. Nah, pasti sekarang jadi tahu,
                                            kan… berapa panjang daun tersebut? Mudah, kan? Jadi, kami tidak perlu
                                            bersusah-susah membelokkan penggaris untuk mengikuti bentuk daun. Kami
                                            bisa menggunakan benda lain untuk membantu mengukur daun-daun yang
                                            sudah kami siapkan dari rumah tersebut.
                                                Yeayyy…!!! Kami senang mengikuti pembelajaran pada hari ini, karena
                                            kami dapat mempraktikkan secara langsung, dan pekerjaan yang kami rasa
                                            susah, menjadi mudah. Tetap semangat belajar, ya!
                                                                                                                 09
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14