Page 8 - Gema Petra edisi Maret 2020
P. 8

Praja Muda Karana






                                                Pramuka! Pramuka! Praja Muda Karana! Yeesss!!!” Itulah teriakan penuh
                                                semangat yang kuucapkan sambil melakukan tepuk Pramuka. Aku sangat
                                            “senang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka pada hari itu. Kegiatan
                                             yang diadakan pada setiap hari Kamis ini selalu kutunggu-tunggu. Aku selalu dibuat
                                             penasaran dengan kegiatan yang hendak diberikan oleh kakak-kakak pembina.
                                                Pada awal semester II ini, aku dan teman-teman kelas III SD Kristen Petra 9
                                             diajak oleh kakak pembina untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di
                                            luar kelas. Kami semua diajak bermain di lapangan. Di lapangan sekolah tersebut
                                              sudah terlihat beberapa pos yang akan digunakan untuk kegiatan. Menurutku,
                                                pos yang paling menantang adalah melewati halang rintang yang dibuat dari
                                                bangku-bangku panjang yang diikat menggunakan tali Pramuka. Kami harus
                                                melewatinya dengan cara merangkak di bawah bangku-bangku itu. Meskipun
                                                dengan susah payah, aku dan teman-temanku berhasil melewatinya. Yaayyy...!
                                                Senang sekali rasanya!
                                                   Kegiatan Pramuka itu bukan hanya menyenangkan, namun aku juga bisa
                                                belajar tentang kerja sama, menyelesaikan masalah, mandiri, berani, dan masih
                                                banyak lagi. Tetap semangat mengikuti kegiatan Pramuka ya, teman-teman!




        Belajar Menimbang, Yuk!








           ika kalian membawa satu buah apel, kira-kira berapa
           beratnya, ya? Mungkin 100 gram, mungkin juga 130 gram,
        Jatau bahkan bisa lebih dan bisa kurang dari perkiraan
        kita. Lalu, apakah kita bisa mengira-ngira sendiri berapa berat
        satu buah apel dengan tepat? Nah, untuk mengetahui berapa
        jumlah berat benda dengan tepat, pastinya kita membutuhkan
        alat bantu. Menurut kalian, apakah alat bantu tersebut? Yap,
        betul sekali! Salah satu alat yang bisa kita gunakan untuk
        mengukur berat adalah timbangan. Yuk, kita sama-sama
        belajar tentang pengukuran berat dengan timbangan, seperti
        yang kami (siswa-siswi kelas II-A SD Kristen Petra 11) lakukan
        pada tanggal 13 Februari 2020.
            Ternyata, ada bermacam timbangan yang bisa kita pakai
        dalam mengukur berat, seperti timbangan pasar, timbangan
        berat badan, timbangan roti, timbangan gantung, dan lain-lain.
        Nah, untuk bisa mengukur berat dengan tepat, diperlukan
        timbangan yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya
        timbangan pasar, biasa digunakan untuk menimbang telur,
        gula, atau tepung dengan jumlah yang tidak begitu banyak.
        Timbangan berat badan tentunya untuk mengukur berat
        badan kita. Sedangkan timbangan roti, bisa digunakan untuk   benda yang kami ukur, antara lain: buah tomat, pisang, jeruk,
        menimbang buah, telur, ataupun tepung dengan jumlah yang   dan pepaya. Bahkan, ada di antara kami yang membawa gula
        lebih kecil dibandingan timbangan pasar. Untuk objek yang   dan beras.
        lebih berat lagi, seperti sekarung beras, bisa menggunakan   Sungguh menyenangkan pembelajaran hari ini! Kami
        timbangan gantung. Saat ini, kami akan praktik mengukur   menikmati momen tatkala menimbang barang-barang tersebut
        berat benda yang sudah disiapkan dengan timbangan roti. Yuk,   satu demi satu. Kami juga jadi tahu bagaimana menimbang
        kita mulai!                                           dan membaca timbangan dengan tepat. Tetapi hati-hati, ya,
            Selain timbangan roti dan benda-benda yang akan   jangan sampai semua barang dan benda yang ada di sekeliling
        ditimbang, kami juga menyiapkan kertas dan pensil untuk   kita harus ditimbang dahulu sebelum digunakan. Hehehe...!
        mencatat. Kami harus teliti, karena harus mencatat setiap   Timbangan digunakan jika kita membutuhkan saja. Tetap
        satuan gram dan kilogramnya secara detail. Ada bermacam   semangat menimba ilmu, yaaa...!
   08
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13