Page 10 - Gema Petra Edisi Juni 2020
P. 10

untuk memutus mata rantai virus ini pun digaungkan. Salah
                                                              satunya mengimbau agar semua siswa belajar dari rumah,
                                                              seperti yang kualami saat ini.
                                                                 Yaaa...! School from home dampaknya. Pada kesempatan
                                                              ini, aku mau cerita sedikit tentang pembelajaran online-ku
                                                              selama pandemi COVID-19. Hari pertama saat kelas online
                                                              dimulai, aku merasa senang. Jelas dong, karena aku nggak
                                                              harus bangun pagi dan buru-buru pergi ke sekolah. Hehe...!
                                                              Hal ini kemudian menjadi rutinitas baruku. Teleconference
                                                              bersama guru dan teman-teman, mengerjakan tugas online,
         Rutinitas Baru,                                      adalah hal-hal baru buatku. Pengetahuan akan dunia digital
                                                              pun bertambah karena virus yang satu ini. Bagaimana tidak,
        Gaya Belajar Baru                                     keragaman tugas dan pembelajaran yang diberi, membuatku
                                                              berkenalan dengan banyak aplikasi baru bagiku. Mulai
                                                              dari Zoom, Google Meet, Jitsi Meet, Google Form, Google
                                                              Drive, sampai Schoology. Bahkan akun media sosial media,
             ai, semuanya... kenalkan namaku Zheos Monkales dari   Instagram, juga digunakan untuk pembelajaran daring ini.
             SMP Kristen Petra 5. Sejak beberapa bulan belakangan   Sungguh hal yang nggak pernah kubayangkan sebelumnya.
       Hini, negara kita dihebohkan dengan menyebarnya           Rutinitas baru dengan gaya belajar baru. Asyik, sih... tetapi
        wabah penyakit baru yang disebut COVID-19, yang disebabkan   lama-lama aku rindu rutinitasku yang dahulu. Rindu akan
        virus corona (SARS-CoV-2). Berawal dari Wuhan, China, lalu   sekolah, para guru, teman-teman, dan pada situasi normal
        meluas hingga ke berbagai penjuru dunia. Pada awalnya, aku   sebelum virus ini datang. Untuk sementara aku hanya bisa
        juga nggak begitu antusias melihat penanganan penyakit ini   berharap, berdoa, dan mematuhi anjuran pemerintah saja
        di negara-negara lain. Tetapi ketika melihat Indonesia sudah   supaya bumi bisa lekas pulih dan semua kembali seperti biasa.
        mulai tertular, membuatku lebih berhati-hati dalam menjaga   Tetap jaga kesehatan ya, teman-teman! Sampai bertemu di
        diri. Pemerintah tidak tinggal diam begitu saja, berbagai upaya   sekolah. Tuhan Yesus memberkati kita semua.



                        Pembelajaran Daring





            ebih baik di rumah saja... daripada   pembelajaran dari video atau slide,   dilaksanakan pada tanggal 31 Maret
            di luar sana... bekerjanya di rumah   siswa harus mengerjakan soal-soal   2020. Ada yang sampai menangis
        Lsaja... belajarnya di rumah saja...   latihan yang sudah disediakan oleh   saat melihat teman-teman dan
        ibadahnya di rumah saja (bareng     guru melalui Google Form, yaitu Tugas   gurunya. Semua merasa sangat rindu
        keluarga).... Itulah sepenggal lirik lagu   Belajar Mandiri. Hal ini dilakukan untuk   dengan para guru serta teman-teman.
        yang sering kita dengar di media sosial   mengevaluasi sejauh mana materi   Kesempatan yang baik ini digunakan
        akhir-akhir ini. Sejak tanggal 16 Maret   dapat dipahami oleh siswa. Guru dan   untuk sharing cerita, berdoa bersama,
        2020, masa awal pandemi COVID-19 di   orang tua terus berkomunikasi tentang   dan memuji Tuhan.
        tanah air, kegiatan belajar di sekolah   perkembangan belajar anak. Materi   Melihat antusiasme para siswa,
        ditiadakan. Pemerintah mengimbau    yang masih kurang dipahami oleh anak   Zoom Class pun rutin dilakukan dua
        sekolah-sekolah untuk melakukan     dapat dijelaskan kembali pada tayangan   kali setiap minggu, hari Selasa dan
        pembelajaran secara daring atau online.   video selanjutnya.            Kamis. Tiada yang lebih penting bagi
        Begitu pun dengan SD Kristen Petra 12,   Selain melalui video dan slide, para   para guru selain bisa melihat para siswa
        yang memulai pembelajaran daring    guru dan tim IT SD Kristen Petra 12 juga   tetap bersemangat belajar meski hanya
        secara terintegrasi, yang mana materi   membuat pembelajaran yang dikemas   di rumah saja. Selamat belajar, anak-
        ajar disampaikan secara online melalui   dalam bentuk drama. Ternyata, model   anak...! Salam sehat dan semangat dari
        tayangan video.                     pembelajaran bentuk drama yang      bapak dan ibu guru buat kalian...! We
            Awalnya memang terasa sulit     diperankan oleh para guru membuat   love you... and we miss you...!
        karena belum terbiasa. Namun setelah   siswa senang dan lebih antusias belajar.   Salam P’twelve!
        berjalan beberapa waktu, para siswa   Mereka mengaku sangat   rindu dan
        dengan dukungan orang tua pun mulai   ingin segera kembali ke
        bisa mengikuti sistem ini. Tidak hanya   sekolah.
        para siswa yang harus beradaptasi      Untuk mengobati
        dengan sistem ini, guru pun harus   kerinduan siswa,
        berusaha menciptakan pembelajaran   guru pun melakukan
        yang menarik dan bervariasi, agar siswa   pembelajaran melalui
        bisa tetap enjoy dan bersemangat    Zoom, aplikasi untuk
        dalam belajar. Mau tidak mau,       teleconference. Alhasil
        peranan orang tua sangat penting    para siswa sangat heboh
        dalam mendampingi pembelajaran      dan senang sekali saat
        daring. Setelah mempelajari tayangan   pertemuan perdana
   10
   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15