Page 4 - Gema Petra Edisi Juni 2021
P. 4

Ketika “Kartini”




                      Berkarya di SMA Kristen Petra 1





             ari Rabu, tanggal 21 Aril 2021, ada   sebagai tempat kelahiran beliau semakin   bagaimana usaha untuk mencapai
             yang berbeda di SMA Kristen Petra   bisa kami rasakan. Sambutan Ibu   setiap cita-cita dan upayanya untuk
       H1. Nuansa warna-warni terpancar     Elisabeth Dian Pujilestari, S.Pd., M.M.   tetap menjadi wanita berprofesi
        melalui pakaian yang digunakan oleh   selaku kepala sekolah, menjadi penyejuk   guru tanpa mengesampingkan peran
        para guru dan karyawan. Sempat muncul   kaum wanita untuk terus berjuang dan   mereka sebagai ibu atau anak yang
        pertanyaan: ada apa dengan hari itu?   berkarya pada masa pandemi ini. Acara   membanggakan bagi keluarga. Kehadiran
        Saat warna-warni itu terfokus pada   mengalir apik dengan tampilan film   Melisa Priscilia sebagai perwakilan
        bentuk kebaya yang digunakan oleh ibu-  dokumenter tentang siapa sebenarnya   siswa dengan segala argumen yang
        ibu guru dan karyawan, terbukalah hati   Ibu Kartini, bagaimana latar belakang   disampaikannya, membuat acara talk
        kami tentang sebuah nama, Ibu Kartini.   kehidupan beliau, hingga cita-cita beliau.  show ini menjadi semakin bermakna.
        Kembali pertanyaan muncul dalam     Penghayatan yang baik juga ditampilkan   Tanpa kami sadari, perjuangan
        benak kami: apakah hanya sekadar    oleh para siswi dengan berbagai     Kartini tidak hanya sekadar kami ingat
        kebaya yang kami ingat tentang sosok   tampilan seni, seperti nyanyian, tarian,   dengan balutan kebaya atau nyanyian
        tersebut?                           ataupun puisi. Penghayatan menjadi   merdu yang berjudul “Ibu Kartini”.
            Kebaya memang menjadi mindset   semakin mendalam dengan kemunculan   Namun, lebih pada segala bentuk ide,
        utama ketika kami mendengar nama    quotes tentang Ibu Kartini dari para   pemikiran, cita-cita, kerja keras, dan
        Ibu Kartini. Namun pada tahun ini, kami   siswa. Pada bagian tampilan quotes ini,   semangat pantang menyerah untuk
        bersyukur memiliki kesempatan lebih   panitia melibatkan para siswa untuk   mewujudkan setiap impian yang kami
        untuk mengenang jasa beliau tidak   membuktikan bahwa perjuangan wanita   miliki. Selamat Hari Kartini 2021!
        hanya sekadar akan hal kebaya. Ada   juga membutuhkan dukungan pria-pria   Semangat Kartini tak pernah pudar.
        perjuangan hebat yang belum kami    hebat sebagaimana Ibu Kartini juga   Indonesia menunggu karya kami.
        sadari atas sosok wanita yang lahir pada   sangat didukung oleh ayah dan suami
        tanggal 21 April 1879 ini. Perjuangan   untuk terus mewujudkan impiannya.
        kesetaraan gender atas kami, kaum      Hal yang tidak kalah menarik dari
        wanita di Indonesia. Lewat pemikiran   peringatan Hari Kartini kali ini adalah
        dan karyanya, Kartini mencoba untuk   munculnya talk show dari para wanita
        mewujudkan keinginannya menjadikan   hebat di SMA Kristen Petra 1. Ibu Ester
        wanita Indonesia memiliki kesempatan   Prasetyawati sebagai pembawa acara,
        untuk berkembang dengan keahlian    mengangkat topik-topik obrolan santai
        masing-masing.                      namun tetap bermuatan
            Dalam pemikiran tersebut, SMA   kehebatan para wanita,
        Kristen Petra 1 berupaya menghadirkan   dengan para narasumber
        refleksi perjuangan beliau melalui   Ibu Endang Sri Redjeki,
        sebuah tampilan karya di media sosial   Ibu Nenni Kristina, dan
        YouTube. Susunan acara yang diawali   Ibu Bertha Dwi Christina
        dengan pembawaan doa oleh Ibu Ayu   yang mewakili para guru
        Priska Puspita Erene sebagai pembawa   wanita pada masanya.
        acara. Dipadu dengan alunan musik   Mereka menceritakan
        Jawa, membuat nuansa Jawa Tengah























   04
   1   2   3   4   5   6   7   8   9