Page 4 - Gema Petra Edisi 131

Basic HTML Version

W
oodleaf berlokasi di kaki gunung Sierra
Nevada, berdekatan dengan
Plumas
National Forest
. Kota bersejarah Woodleaf
dimulai sebagai suatu
stagecoach
dan
hotel stop
selama
California gold rush
di pertengahan tahun
1800. Sejak tahun 1966, Woodleaf dimiliki dan
dioperasikan oleh Young Life, dan sekarang telah
berkembang menjadi
summer camp
dan tempat
retret yang indah. Para peserta dan tamu mendapat
pelayanan yang menyenangkan, fasilitas yang
mengagumkan di lokasi yang hijau, penuh dengan
pohon-pohon yang tinggi di bagian utara California.
Dalam
summer camp
pada periode yang kami ikuti,
tanggal 20‒26 Juli 2017, terdapat sekitar 350 muda-
mudi peserta dari berbagai kota di negara bagian
California. Umumnya muda-mudi ini seusia siswa
jenjang SMA. Mereka mendaftar dan mengikuti
kegiatan
camp
, karena diajak mentor mereka (yang
disebut dengan istilah
leader
). Hampir semua peserta
yang ikut pertama kali, tidak pernah ke Gereja dan
tidak mengenal Kristus. Menurut penyelenggara, pada
periode lain, juga ada peserta dari mancanegara,
termasuk Asia.
Setiap pagi dan siang, selalu diisi dengan acara-acara
outdoor
yang menarik, seperti olahraga dan lomba-
lomba yang menegangkan tetapi menarik serta
menghabiskan energi. Baru pada sorenya, ada acara
musik... dan diakhiri dengan semacam renungan yang
dikemas dengan baik. Peran mentor (
leader
) amat
penting, baik sebelum, pada saat
camp,
maupun
follow up
setelah peserta pulang ke kota masing-
masing.
Ada satu hal yang menarik bagi kami, yaitu banyaknya
muda-mudi yang mau bekerja secara
volunteer
(tanpa
dibayar), mulai dari membersihkan ruangan, memasak,
bertindak sebagai pelayan saat acara
breakfast
,
lunch,
dan
dinner
, bahkan hingga membersihkan
Pertengahan bulan Juli 2017, satu tim dari PPPK Petra yang terdiri atas tiga anggota
Dewan Pengurus dan tiga orang eksekutif, terbang dengan pesawat Cathay Pacific
ke San Francisco, setelah transit beberapa jam di Hong Kong. Tiba di
San Francisco
International Airport
pada hari Selasa malam, tanggal 18 Juli 2017, kami dijemput
oleh Bapak S. Hendratna dan Bu Wanda (istri), mantan anggota Majelis GKI
Diponegoro, Surabaya. Kunjungan PPPK Petra ke San Fransisco ini dalam rangka
memenuhi undangan dari Young Life untuk mengikuti
Young Life Summer Camp
di Woodleaf, yang lokasinya berjarak empat jam perjalanan dengan mobil dari
San Francisco. Tujuan kami yang disepakati bersama sebelum berangkat, dapat
disimpulkan dengan kata-kata kunci:
visit, observe, and implement
.
PPPK Petra Berkesempatan
Menjadi Tamu di Woodleaf
Young Life - Summer Camp 2017
Penulis:
Dr. Ir. Januar Heryanto, MS, MBA
(
Lecturer, Speaker, Researcher, & Writer
)
Ketua I Dewan Pengurus PPPK Petra & Ketua II MPKW Jatim
toilet. Ketika kami tanyakan apa motivasi mereka mau
bekerja secara sukarela? Jawaban mereka... “
Because
we love Jesus
(karena kami mencintai Yesus).” Yang
lebih mengagumkan, mereka melaksanakan tugasnya
dengan gembira dan tanpa beban.
Pada malam terakhir
camp
, dalam acara kebaktian,
ada sekitar 130 muda-mudi yang bersedia menerima
Kristus. Mereka maju ke panggung, mengambil
kertas merah berbentuk hati, menuliskan namanya,
lalu menempelkannya di tiang yang berbentuk salib.
Semua terjadi begitu spontan, tanpa desakan. Bagi
yang tidak mau atau belum bersedia, juga tidak apa-
apa, karena penyelenggara yakin Roh Kudus akan terus
bekerja. Penyelenggara hanya mengenalkan Kristus
bagi yang belum tahu dan belum pernah ke gereja.
Dari pengalaman sebelumnya, ada peserta yang
kemudian mau menerima Kristus setahun atau dua
tahun setelah mengikuti
camp
. Ini terjadi karena peran
mentor (
leader
) yang terus mendampingi mereka di
kota masing-masing. Setelah grup ini selesai, ada grup
lain yang datang, sehingga setiap
summer
ada sekitar
tiga ribu peserta. Pada tanggal 26 Juli 2017, setelah
penutupan, kami meninggalkan Woodleaf menuju San
Jose. Pada malam harinya setelah tiba di San Jose,
kami diundang untuk
dinner
oleh Clif Davidson,
Senior
Vice President Asia Pacific Young Life
, yang
hadir bersama istrinya.
Agar kunjungan ke San Francisco ini
digunakan secara efisien, sebelum acara
di
Woodleaf Camp
, kami mengunjungi
Valley Christian Schools
(VCS) di San Jose.
Kami diterima oleh Clifford E. Daugherty,
Ed.D. selaku
President of VCS
, dan Scott
Wessling selaku
Director of Academic
Relations
. Sekolah ini mempunyai fasilitas
yang lengkap, dan kami diajak melihat-
lihat serta diskusi mengenai pengelolaan
sekolah Kristen. Demikian pula setelah
acara
Woodleaf Camp
, kami mengunjungi
California
Crosspoint Academy
, untuk mempelajari pelaksanaan
flipped learning model
, yang mulai dirintis di sekolah-
sekolah PPPK Petra. Kami diterima oleh Robin Hom
(
superintendent
), Gloria Ong (
principal
), dan Dr. Alan
Chew (
chief operations/technology officer
). Sekolah
ini terkenal sebagai
**A 2003 & 2016 National
Blue Ribbon School**
. Kami diberi kesempatan
belajar
flipped learning model
dari Jimmy Leong,
seorang guru yang telah berhasil melaksanakannya.
Kesempatan di San Francisco juga kami gunakan
pula untuk mengadakan pertemuan dengan alumni
Petra. Kami mendapat pinjaman ruang pertemuan
di
Trinity Presbyterian Church
- GKI San Jose, yang
gembalanya adalah Pdt. Vincent Arishvara, menantu
Pak Hendratna. Alumni Petra yang tidak ingin
melewatkan kesempatan ini datang dari berbagai
kota-kota kecil sekitar San Francisco, termasuk Ronald
(cucu Pak Suwandi yang saat ini berdomisili dan
bekerja di San Jose, California). Tanggal 30 Juli 2017
dini hari, kami diantar menggunakan dua mobil oleh
Pak Hendratna dan Pdt. Vincent Arishvara, dari hotel
untuk menuju ke bandara. Kami meninggalkan
San
Francisco International Airport
menuju Hong Kong, dan
dilanjutkan ke Surabaya.
4