Page 6 - Sinergi Desember 2018
P. 6

Resensi Buku

        Menjadi Guru Untuk Muridku



                                                             Dalam bukunya, menjadi guru tidaklah tiba-tiba.     kiranya jauh dari hakikat seorang guru yang mestinya
                                                             Untuk menjadi guru, proses telah dimulai sejak      bertindak mengatasi masalah. Jika guru masih saja
                                                             menekuni perkuliahan di fakultas keguruan.          mengeluh tentang siswanya, masih mempersoalkan
                                                             Berpakaian seperti empan papan (ungkapan Jawa       berbagai faktor persekolahan sebagai kendala untuk
                                                             yang berarti suatu sikap atau laku perbuatan orang   menunaikan tugas keguruannya, maka yang perlu
                                                             yang pandai menempatkan sesuatu pada tempatnya,     dipikirkan ulang justru cara berpikir guru sendiri.
                                                             dan pada saat dan kondisi yang tepat) yang sesuai
                                                             dengan predikat keguruan, membiasakan bersikap,     Menjadi guru membutuhkan konsistensi dalam
                                                             berpikir, dan berbicara layaknya seorang guru, butuh   bersikap dan berperilaku, baik bagi siswa maupun
                                                             pembiasaan. Pembiasaan inilah yang menjadi modal    bagi dirinya sendiri. Mewujudkan kata-kata dengan
                                                             terbentuknya sebuah karakter. Menurut Stephen R.    perbuatan itu menjadi perjuangan yang tidak
                                                             Covey, dalam pembiasaan itu                                            gampang. Keteladanan personal
                                                             ada gabungan pengetahuan,                                              dari guru akan menjadikan model
                                                             kemauan, dan keterampilan.      “Guru harus mencintai apa              bagi para siswanya. Siswa dapat
                                                             Menjadi guru adalah secara           yang diajarkannya,                mengalami teladan konkret dan
                                                             konsisten meletakkan diri                                              mencoba menginternalisasi nilai-
                                                             pada kebutuhan siswa,              harus dapat mengikuti               nilai yang dialami tersebut bagi
                                                             melayani keingintahuan             perkembangan zaman,                 dirinya sendiri.
                                                             siswa, dan membangun              memampukan muridnya
                                                             antusiasme siswa. Guru              lebih hebat dari dia.”             Untuk memberikan kemudahan
                                                             mesti membangun visi dan                   – St. Kartono               bagi pembacanya, penulis
                                                             impiannya, melengkapi                                                  menyertakan apersepsi melalui
                                                             diri dengan keterampilan                                               cerita, pengalaman, dan
                                                             mendidik, dan memaknai                                                 pertanyaan yang sangat dekat
        Pengarang      : ST. Kartono                         setiap perjumpaan dengan murid-muridnya. Dalam      dengan kehidupan guru. Kemudian lebih dalam akan
        Penerbit       : PT Kanisius                         perjalanannya sebagai guru, tak sedikit tantangan dan   diajak untuk melihat dan berpikir dari berbagai sudut
        Tahun Publikasi  : 2011                              kesulitan dihadapi. Untuk itu, perlu dikembangkan cara   pandang, untuk selanjutnya menyimpulkan sendiri dari
        ISBN           : 978-979-21-3179-6 (pdf)             berpikir optimistik dengan menempatkan kesulitan    persepsi masing-masing.
                                                             dan kendala sebagai tantangan. Jam pelajaran yang
             uku setebal 271 halaman ini mempresentasikan    terbatas, kurikulum, dan buku pelajaran yang gonta-  Kehadiran buku ini adalah upaya untuk
             pengalaman yang mendalam dari penulis tentang   ganti, atau lingkungan kerja yang baru, menjadi     membangkitkan harapan, menyulut semangat, dan
       Bprofesi guru. Buku ini merupakan “chicken soup”      tantangan untuk disiasati, diatasi, dan dihadapi, serta   menggerakkan seluruh potensi yang ada pada guru,
        bagi kaum guru, baik yang baru menjadi guru maupun   diselesaikan. Sekadar mengeluh dan menuntut pihak   sehingga dapat menjadi guru yang antusias, inspiratif,
        sebaliknya yang sudah bertahun-tahun menjadi guru.   lain untuk memberikan fasilitas atau kemudahan,     kritis, dihormati, dan bahagia karena profesinya.




         Resensi Film

                                                                                           Ajakan Berbuat Kebaikan



                                                                                              Demi Sebuah Keajaiban







                                                                     sempat muncul konflik karena Jack           Drama keluarga ini tidak hanya berfokus pada
                                                                     diam-diam ikut membicarakan Auggie.         kehidupan Auggie di sekolah, tetapi juga menyoroti
                                                                     Namun, Jack menyadari kesalahannya dan      peran keluarga yang solid dalam mendukung Auggie.
                                                                     memperbaikinya dengan membela Auggie        Ada ayah yang humoris, ibu yang tegas, serta kakak
                                                                     pada saat ia di-bully oleh anak-anak lain.  perempuan yang tetap menyayangi Auggie meski ia
                           Sutradara   : Stephen Chbosky                                                         sendiri kurang menerima perhatian yang cukup dari
                           Pemeran   : Julia Roberts,        Sepanjang perjalanan film, Auggie pelan-pelan       kedua orang tuanya. Proporsi keluarga yang saling
                                        Owen Wilson,         membuka diri dan mampu menunjukkan potensi          melengkapi inilah yang memberikan Auggie kekuatan
                                        Jacob Tremblay       dirinya meski ia sering mendapatkan ejekan dari     untuk menghadapi masalah yang terjadi serta
                           Genre      : Drama, Family        teman-temannya. Auggie adalah seorang anak          membantu perkembangan mentalnya.
                                                             yang baik hati, pandai di bidang sains, dan memiliki
                                                             kepribadian yang humoris, sehingga lambat laun
                                                             Auggie dapat mengubah perspektif teman-temannya
                                                             dan mulai menerima Auggie apa adanya. Bahkan pada
                                                             akhir film, Auggie tidak hanya memenangkan medali
            ilm sepanjang 113 menit ini menceritakan         “Henry Ward Beecher” karena prestasinya sepanjang
            mengenai perjalanan hidup August Pullman         tahun, tetapi juga karena ia memenangkan hati teman-
       F(Auggie), seorang anak berusia 10 tahun yang         teman dan keluarganya serta mampu menginspirasi
        menderita kelainan “Treacher Collins Syndrome”       banyak orang.
        (https://id.wikipedia.org/wiki/Sindrom_Treacher_
        Collins) sehingga menyebabkan wajahnya berbeda       Sekolah Beecher Prep memiliki peran yang penting
        dengan kebanyakan anak pada umumnya. Awal film ini   dalam pembentukan karakter Auggie. Kepala sekolah
        menceritakan Auggie yang selama ini belajar dengan   dari Beecher Prep, Mr. Tushman, berkata: “Auggie
        metode homeschooling akan memulai kehidupan di       can’t change the way he looks. But we can change
        sekolah umum, Beecher Prep School.                   the way we see.” Pernyataan ini mengajarkan bahwa
                                                             kita tidak bisa mengubah orang lain sesuai dengan
        Banyak konflik yang muncul saat Auggie memulai       keinginan kita, tetapi kita harus belajar untuk
        kehidupan sekolah barunya. Salah satunya adalah      mengubah cara pandang kita sendiri. Kebijakan Mr.
        anak-anak lain yang tidak mau berteman dengannya     Tushman juga dapat dilihat saat ia memberikan
        karena kondisi fisik Auggie yang berbeda. Awalnya    hukuman skors kepada Jack yang bertengkar karena
        Auggie hanya bisa berteman dengan dua anak,          membela Auggie, namun ia mengakui bahwa membela
        yaitu Jack dan Summer, meskipun pada awal film       kebenaran adalah hal yang baik.



             6
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11