Page 3 - Sinergi Edisi Agustus 2019
P. 3

REFLEKSI





                                                                                                    Membangun



                                                                                                    Kesadaran



                                                                                                    Sinergi







                                                                                                    Andreas Jimi Desiarianto, S.Th., M.Min.
                                                                                                    Staf PAK PPPK Petra























        Membangun Kesadaran, Menguatkan        kemampuan untuk mengidentifikasi       pandangan orang lain.                  secara positif, mendorong dia untuk
        Komitmen                               kekuatan dan kelemahan diri sehingga                                          rela melakukan perubahan. Secara
        Perkembangan teknologi telah banyak    dapat menentukan tujuan hidupnya.      Hubungan Kesadaran Diri dengan Citra   tidak langsung, dia menjadi pribadi
        berkontribusi positif bagi kehidupan   Kesadaran itu menyangkut kemampuan     Diri dan Relasi                        yang kreatif, karena rela menerima
        manusia. Namun di sisi lain, ada dampak   memahami diri (kesadaran internal)   Kesadaran diri penting untuk dibangun   ide-ide atau masukan yang baru. Proses
        negatif yang perlu diwaspadai. Sebab,   dan kemampuan memahami orang          dalam segala lini kehidupan, khususnya   kreativitas akan mengiringi usaha
        hal tersebut akan menjadi bumerang     lain/lingkungan (kesadaran eksternal).   dalam pekerjaan. Kesadaran akan      perbaikan diri dan pekerjaannya dari
        bagi manusia itu sendiri jika tidak    Kesadaran internal adalah kemampuan    membantu membangun relasi yang         hari ke hari. Dia akan tertantang untuk
        diantisipasi dengan baik. Gereja adalah   diri melihat nilai, hasrat, aspirasi,   sehat dalam dunia kerja. Seseorang   menemukan cara dan hal baru. Jika pola
        salah satu entitas yang mengalami      dan reaksi dari pikiran, perasaan,     dengan kesadaran diri yang tinggi akan   ini terus dihidupi, kesempatan untuk
        dampak dari perkembangan teknologi.    perilaku, kekuatan, dan kelemahan kita,   memiliki kepercayaan diri dalam situasi   sukses akan lebih tinggi.
        Di satu sisi teknologi sangat membantu   serta dampaknya kepada orang lain.   apa pun dan kapan pun. Sebab, dia
        gereja, tetapi di sisi lain teknologi juga   Kesadaran ekternal adalah kemampuan   memiliki pertimbangan yang matang   Di manakah Komitmen?
        memberi ekses negatif kepada gereja.   memahami bagaimana orang lain          saat akan berbicara, bersikap, atau    Komitmen sepertinya sudah semakin
        Seperti yang dialami oleh Gereja Santa   melihat diri kita.                   mengungkapkan pendapat. Dia memiliki   sulit ditemukan. Berdasarkan hasil riset
        Maria di Montesanto, Italia. Pihak gereja                                     tujuan dan tahu cara mewujudkannya.    Jobplanet tahun 2017, tentang generasi
        harus memasang jammer (pengacau        Pertumbuhan kesadaran diri setiap      Dia mampu mengeluarkan ide-ide dan     X dan generasi Y berhubungan dengan
        signal) di area gereja, karena jemaat   orang berbeda-beda. Setidaknya ada    menyampaikan ide-ide kepada orang      pekerjaan, membeberkan beberapa
        yang selalu berkutat dengan ponselnya   empat kelompok orang berdasarkan      lain dengan cara yang baik, menarik,   fakta yang menarik. Dibandingkan
        saat mengikuti kegiatan ibadah di gereja.   kesadaran dirinya. Pertama, orang yang   dan penuh perhitungan, sehingga   generasi X, generasi Y memiliki tingkat
        Kenyataan ini ternyata menjadi masalah   tidak mengenal diri mereka sendiri,   dapat meminimalkan kesalahan ketika   kesetiaan yang lebih rendah terhadap
        hampir di semua gereja, termasuk di    dan mereka juga tidak jelas memahami   bertindak sebab semuanya sudah         pekerjaan mereka. Sebanyak 76,7% dari
        Indonesia. Ada sebagian jemaat yang    bagaimana orang lain melihat diri      dipertimbangkan. Hal-hal itu membuat   mereka hanya bertahan 1-2 tahun di
        datang ke gereja untuk beribadah,      mereka. Keadaan ini membuat orang      seseorang menjadi lebih percaya diri.  tempat kerjanya, sebelum memutuskan
        tetapi asyik berkutat dengan ponsel    tersebut merasa macet atau frustasi    Selain percaya diri, seseorang dengan   untuk berpindah kerja. Bahkan, hanya
        selama ibadah berlangsung. Sepanjang   dengan diri dan relasi dengan sesama.   kesadaran diri tinggi juga cenderung                   9,5% yang bertahan
        ibadah, mata dan hatinya lebih tertuju   Kedua, orang yang secara jelas       memiliki kemampuan komunikasi yang                          bekerja sampai
        kepada smartphone daripada kepada      memandang diri mereka sendiri namun    baik atau efektif. Sebab, orang dengan                         5 tahun
        Tuhan. Hal ini menunjukkan rendahnya   mereka tidak memahami bagaimana        tingkat kesadaran diri yang baik selalu                         atau lebih.
        kesadaran jemaat terhadap kehadiran    pandangan orang lain terhadap dirinya.   mampu mengungkapkan pikirannya                                  Sedangkan
        Tuhan dan sesama dalam ibadah. Bagi    Akibatnya, mereka tidak menyadari titik   dengan baik dan teratur. Semakin besar
        mereka, ibadah belum menjadi sebuah    butanya dan tidak berusaha mencari     rasa percaya dirinya, semakin besar pula
        kesadaran, namun hanya sekadar sebuah   umpan balik (feedback) dari orang lain.   efektivitas komunikasinya dengan orang
        kewajiban. Ibadah gereja hanya sebagai   Ketiga, orang yang fokus pada bagaimana  dari berbagai kalangan.
        rutinitas agama, tanpa rasa hormat     mereka terlihat oleh orang lain. Mereka   Orang dengan kesadaran diri tinggi juga
        kepada Tuhan.                          cenderung mengambil keputusan lebih    tidak mudah tersinggung dan sakit hati
                                               untuk kepentingan orang lain daripada   ketika menerima saran dan masukan,
        Kurangnya kesadaran dan komitmen       dirinya. Bisa jadi mereka adalah orang   bahkan sebuah kritikan. Sebab, ia sendiri
        tidak hanya terjadi dalam kehidupan    yang menyenangkan bagi orang lain,     menyadari bahwa ada kekurangan dalam
        rohani. Ini juga terjadi dalam bidang   terampil mengenali dan memahami       dirinya yang layak
        kehidupan yang lain, baik dalam dunia   kebutuhan orang lain, namun ia sendiri   untuk diperbaiki,
        kerja, keluarga, maupun pendidikan.    merasa asing dengan dirinya sendiri.   sehingga semua
        Oleh karena itu, penting untuk         Mereka tidak mengenali kebutuhan dan   saran dan
        membangun kesadaran dan komitmen       keinginannya sendiri. Kempat, orang    kritik disambut
        dalam seluruh aspek kehidupan kita.    yang memahami diri mereka sendiri,     dengan positif.
                                               apa yang ingin mereka capai. Meski     Dia tidak mudah
        Mulai dari Kesadaran Diri              demikian, mereka tetap mencari dan     berpikiran negatif
        Kesadaran diri adalah kemampuan        menghargai opini serta umpan balik     terhadap saran
        menyadari keberadaan diri, yang mana   (feedback) dari orang lain. Mereka     atau masukan orang lain.
        di dalamnya termasuk pikiran, perasaan,   adalah pribadi yang benar-benar     Dia mampu melihat itu sebagai
        dan perilaku kita serta dampaknya      menyadari pentingnya menimbang         sebuah kesempatan untuk dapat
        bagi orang lain; kemampuan untuk       keputusan secara seimbang, antara      memperbaiki diri. Kemampuan untuk
        mengerti diri sendiri secara menyeluruh;   penilaian pribadi dan penilaian menurut   menerima saran, masukan, dan kritik


                                                                                                                                                            3
   1   2   3   4   5   6   7   8