Page 5 - Sinergi Edisi Agustus 2019
P. 5

EDUCATION TECHNOLOGY














                 ahoot adalah suatu aplikasi game berbasis web yang bisa
                 dipergunakan sebagai penguatan suatu materi kepada
            Ksiswa atau bisa digunakan untuk apersepsi. Guru dapat
             menggunakan aplikasi ini sebagai variasi dalam proses belajar-
             mengajar di kelas.

             Kahoot! memiliki 4 fitur, yaitu: game, kuis, diskusi, dan survei.
             Diluncurkan pada bulan Agustus 2013 dari Norwegia, Kahoot!
             sekarang dimainkan oleh lebih dari 50 juta orang di 180 negara.

             Kahoot! terbagi dua, untuk peserta dan untuk administrator.
             Untuk peserta, bisa mengakses alamat https://kahoot.it,
             sedangkan untuk administrator di https://getkahoot.com/. Tentu
             saja untuk memainkannya, Kahoot! membutuhkan koneksi
             internet. Guru mempersiapkan terlebih dahulu materinya,
             kemudian siswa dapat mengakses menggunakan gadget siswa
             yang terhubung ke internet.


             Bagi yang membutuhkan panduan bagaimana menggunakan
             Kahoot!, dapat mengakses halaman https://www.youtube.com/
             watch?v=pAfnia7-rMk.

             Langsung saja, yuk, meluncur ke https://create.kahoot.it/,
             dan mainkan!

















                                                                      VOICE TYPING






                embuat Google mengerti apa yang diucapkan, kini bukanlah sekadar                         Aturlah preferensi bahasa pada Google Voice sesuai dengan
                mimpi. Google menghadirkan fitur voice typing yang memungkinkan                          kode negara yang diinginkan.
       Mpenggunanya melakukan pengetikan tanpa harus menyentuh keyboard.
        Hanya dengan menggunakan suara, rangkaian huruf bisa dimunculkan di layar.

        Teknologi voice sejatinya didahului dengan teknologi personal assistant seperti Siri
        dan Cortana. Teknologi voice yang makin berkembang pesat, ditangkap oleh Google
        untuk dimasukkan ke dalam aplikasi pengolah-kata miliknya, dalam hal ini Google
        Docs. Google voice typing saat ini telah dibekali dengan lebih dari 48 bahasa dari
        seluruh dunia.

        Sebelum memulainya, persiapkan terlebih dahulu perangkat penangkap suara
        (microphone), dan hubungkan dengan perangkat PC yang telah terhubung ke
        internet. Setelah microphone dapat digunakan dengan baik, lanjutkan dengan cara
        menekan Tools → Voice.








                                                                                       Ucapkan beberapa kata dengan pengucapan yang jelas dan lihat hasilnya pada layar.
                                                                                       Jika melakukan kesalahan, pengguna dapat memindahkan kursor pada bagian yang
                                                                                       salah, dan lakukan koreksi tanpa perlu mematikan microphone. Usai melakukan
                                                                                       koreksi, kembalikan kursor ke tempat semula dan mulailah berbicara lagi untuk
                                                                                       mengetik menggunakan suara.

                                                                                       Tentu saja, jika ingin mendapatkan kesempurnaan pada hasil pengetikan,
                                                                                       ucapkanlah dengan pelafalan yang jelas dan bahasa yang baku, serta ritme yang
                                                                                       tidak terlalu cepat.


                                                                                       Wowww…! Teknologi yang sangat membantu! Bagi Anda yang suka menulis, Anda
                                                                                       dapat menuangkan ide/pemikiran yang ada di otak dengan lebih cepat melalui
                                                                                       suara, dan hasilnya terpatri menjadi rangkaian huruf pada layar monitor.







                                                                                                                                                            5
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10