Page 6 - Turning Point PPPK Petra
P. 6

JENDELA








         Pdt. Wahju Widajat, M.Min.



        Pengantar                             Keluarga:  Tempat  Pertama,  dan    1. Maternal  bonding  (kelekatan  psikologis
               Akhir-akhir  ini,  kenakalan  remaja   Utama                           dengan  ibu).  Ini  adalah  dasar  penting
        makin meningkat, tawuran antarpelajar amat   Bagi  seorang  anak,  keluarga   pembentukan  karakter  anak  karena
        sering  terjadi,  pelajar  pengguna  sekaligus   merupakan tempat pertama dan utama bagi   aspek  ini  berperan  besar  dalam
        pengedar narkoba ada di mana-mana, banyak   pertumbuhan  dan  perkembangannya,   pembentukan dasar kepercayaan (trust)
        kasus  kriminal  melibatkan  anak  dan  remaja.   termasuk  bagi  pertumbuhan  dan   anak  kepada  orang  lain.  Kelekatan  ini
        Prihatin melihat fakta menyedihkan itu, Seto   perkembangan  karakternya.  Menurut   membuat  anak  merasa  diperhatikan,
        Mulyadi (psikolog anak) menyatakan   bahwa   resolusi  PBB,  fungsi  utama  keluarga  adalah   menumbuhkan  rasa  aman,  sehingga
        pendidikan  karakter  untuk  anak  adalah  hal   “sebagai wahana untuk mendidik, mengasuh,   menumbuhkan  rasa  percaya.  Menurut
        yang amat penting dan amat mendesak.   d a n   m e n s o s i a l i s a s i k a n   a n a k ,    Erickson,  dasar  kepercayaan  yang
               Menurut  Gordon  W.  Allport,   mengembangkan  kemampuan  seluruh      ditumbuhkan melalui hubungan ibu-anak
        karakter adalah organisasi dinamis dari sistem-  anggotanya agar dapat menjalankan fungsinya   pada  tahun-tahun  pertama  kehidupan
        sistem psikofisis dalam diri individu yang turut   di  masyarakat  dengan  baik,  serta   anak  menjadi  bekal  penting  bagi
        menentukan  cara-caranya  yang  unik  dalam   memberikan kepuasan dan lingkungan yang   keberhasilan  anak  dalam  kehidupan
        menyikapi  lingkungannya.  Karakter  itu   sehat  guna  tercapainya  keluarga  sejahtera”   sosialnya ketika ia dewasa. Demikianlah,
        berkaitan  dengan  struktur  antropologis   (Ratna Megawangi, 2003). Apabila keluarga   ikatan emosional ibu-anak yang erat di
        individu dalam menghayati kebebasannya dan   gagal mengajarkan kemampuan-kemampuan   usia awal dapat membentuk kepribadian
        mengatasi  keterbatasannya.  Karenanya,   dasar, kejujuran, semangat, keinginan untuk   yang baik pada anak.
        karakter  itu  subjektif.  Karakter  itu  bukan   menjadi  yang  terbaik,  sulit  sekali  bagi   2. Kebutuhan  akan  rasa  aman,  yaitu
        sekadar  hasil  dari  tindakan,  tetapi  secara   institusi-institusi  lain  untuk  memperbaiki   kebutuhan  anak  akan  lingkungan  yang
        simultan merupakan hasil dari sebuah proses.    kegagalan itu.                stabil  dan  aman.  Kebutuhan  ini  amat
               Karakter  tidak  berkembang  dengan   Dari sini dapat disimpulkan bahwa   penting  bagi  pembentukan  karakter
        sendirinya. Ia sangat dipengaruhi oleh faktor   keberhasilan keluarga membangun karakter   anak.  Fakta  menunjukkan  bahwa
        bawaan  (nature)  dan  faktor  lingkungan   anak-anak akan bermuara pada masyarakat   lingkungan  yang  berubah-ubah
        (nurture).  Bagi  anak,  lingkungan  memiliki   yang warganya memiliki karakter yang baik,   mengganggu perkembangan emosi bayi.
        peran yang sangat penting karena dari sanalah   dan   kegagalan keluarga dalam membentuk   Pengasuh yang berganti-ganti juga akan
        ia  belajar  dan  bersosialisasi.  Sosialisasi  dan   karakter  anak  akan  berakibat  pada   b e r p e n g a r u h   n e g a t i f   p a d a
        pendidikan anak yang berkaitan dengan nilai-  tumbuhnya  masyarakat  yang  tidak   perkembangan emosi anak.
        nilai  kebajikan  dan  kebenaran  baik  dalam   berkarakter. Karena itu, tiap keluarga harus   3. Kebutuhan  akan  stimulasi  fisik  dan
        keluarga,  sekolah,  maupun  lingkungan  yang   memiliki kesadaran bahwa karakter bangsa   mental  juga  merupakan  aspek  penting
        lebih luas sangat penting dalam pembentukan   sangat bergantung pada pendidikan karakter   dalam  pembentukan  karakter  anak.
        karakter anak.                        anak di rumah.                          Tentu,  hal  ini  membutuhkan  perhatian
                                                                                      yang  besar  dari  orang  tua,  dan  reaksi
        Kapan Pendidikan Karakter Harus       Ada empat hal penting yang harus dipenuhi   timbal  balik  antara  ibu  dan  anak.
        Dimulai?                              dalam pembentukan karakter anak di dalam   Menurut  pakar  pendidikan  anak,
               Erickson  menyebutkan  bahwa  anak   keluarga.                         perhatian  besar  seorang  ibu  terhadap
        adalah  gambaran  awal  manusia  menjadi
        manusia,  yaitu  masa  di  mana  kebajikan
        berkembang secara pelahan tetapi pasti. Usia
        dua  tahun  pertama  dalam  kehidupan  anak
        adalah  masa  kritis  bagi  pembentukan  pola
        penyesuaian  personal  dan  sosial.  Itu  berarti
        bahwa  bila  dasar-dasar  kebajikan  gagal
        ditanamkan  pada  anak  di  usia  dini,  ia  akan
        menjadi  orang  dewasa  yang  tidak  secara
        memadai memiliki nilai-nilai kebajikan.
               Potensi  karakter  yang  baik  telah
        dimiliki manusia sebelum ia dilahirkan. Tetapi,
        potensi tersebut harus terus-menerus dibina
        sejak usia dini. Bahkan, proses pembentukan
        karakter  manusia  sebenarnya  sudah  dimulai
        ketika anak masih di dalam kandungan. Apabila
        kita  menghendaki  kehadiran  anak  sebagai
        buah  kasih  orang  tua  sekaligus  anugerah
        Tuhan,  upaya    menanamkan  kebajikan  dan
        pendidikannya  semestinya  dimulai  sejak
        mereka  dalam  kandungan,  dan  terus
        dilanjutkan dalam lingkungan keluarga (Amsal
        22:6; 29:17).


         56 turningPOINT  JUNI 2011
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11